2019, Disdikbud Parigi Moutong Prioritaskan Program Rutin

waktu baca 3 menit
Kabid Kebudayaan Disdikbud Parimo, Eny Susilowati (ft- Fb Pribadi)

Berita , gemasulawesi– Anggaran minim, Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten disingkat Parimo Sulawesi Tengah tahun anggaran 2019 ini hanya melaksanakan program rutin.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan (Kabid) Dinas dan Kebudayaan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo Sulawesi Tengah, Eny Susilowati kepada gemasulawesi.com di ruang kerjanya, Rabu 23 Januari 2019.

“Program festival dan sejumlah program lainnya tahun 2019 Disdikbud Parigi Moutong ditiadakan,” tuturnya.

Program rutin tersebut kata Eny sapaan akrabnya, adalah kegiatan seleksi teater musik dan tari, edukasi dan penguatan karakter, lawatan sejarah, lomba foto tradisional, atraksi budaya dan kegiatan pengusulan penomoran cagar budaya.

Untuk kegiatan seleksi teater musik dan tari akan dilaksanakan pada triwulan pertama, kegiatan lawatan sejarah ke Tomini ditempatkan pada triwulan ketiga.

Pengusulan penomoran cagar budaya dilaksanakan pada triwulan keempat dan selebihnya diadakan pada triwulan kedua.

“Khusus untuk pengusulan nomor cagar budaya, kami bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata di Jakarta,” jelasnya.

Kata dia, penomoran cagar budaya sangat menyita waktu tenaga dan pikiran. Memerlukan kesiapan teknis matang serta bantuan dari pihak yang memiliki spesifikasi ilmu di bidangnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini pemerintah masih menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah Gorontalo terkait identifikasi situs arkeologi.

Berbagai situs arkeologi dan benda cagar budaya di belum seluruhnya teridentifikasi untuk didaftarkan sebagai cagar budaya .

 “Kami memerlukan penganggaran yang lebih akan kajian budaya serta penyusunan pokok pikiran kebudayaan ,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.