Bangkitkan Ekonomi Desa, UNG Gorontalo Gelar Festival Sejuta Cumi

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Cumi (Foto ilustrasi/Pixabay)

Berita Nasional, gemasulawesi – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama menggelar Festival Sejuta Cumi yang dimulai pada hari Rabu 7 Desember 2022 hingga Rabu 14 Desember 2022, sebagai bentuk untuk kembangkan ekonomi Desa Langgula yang dikenal sebagi Kampung Cumi.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok mengatakan, keterlibatan UNG dalam pengembangan Desa Langgula adalah dengan mengubahnya menjadi laboratorium alam, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNG.

Menurut Eduart, menginisiasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Teluk Tomini berbasis pedesaan. Gagasan ini telah mendapatkan dukungan yang luas.

Komitmen UNG lainnya untuk membangun desa terus diperkuat dan ditunjukkan dengan beberapa kegiatan spektakuler seperti Desa Pancasila di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato dan Desa Inovasi Teknologi di Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

Baca: Kejari Tahan Kadis Kesehatan Gorontalo Utara

“Dengan landasan tersebut memperkuat posisi UNG sebagai leading bagi desa-desa tidak hanya di Gorontalo tetapi juga di Teluk Tomini,” ucap Rektor UNG dalam keterangannya, pada Kamis, 8 Desember 2022.

Sebagai salah satu desa pesisir Teluk Tomini, Desa Langgula memiliki potensi kelautan dan perkebunan yang perlu dikembangkan.

Melalui kegiatan ini, Desa Cumi didirikan dan yang menjadi branding dari Desa Langgula melalui deklarasi bersama.

Baca: UMP Gorontalo Tahun 2023 Jadi RP 2.989.350

Selain itu Laboratorium Perikanan Desa Langgula Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Gorontalo (UNG).

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masyarakat desa Langgula khususnya produk makanan cumi, dan upaya masyarakat desa Langgula untuk mengembangkan desa dengan produk yang inovatif dan juga kreatif.

Kepala Desa Langgula Fadli Otoluwa mengatakan Festival Sejuta Cumi digelar untuk lebih memeriahkan hari jadi Desa Langgula yang ke-12 tahun 2022.

Baca: Enam Desa di Gorontalo Terkena Dampak Banjir

Kegiatan ini bukan sekedar acara seremonial, melainkan tonggak sejarah baru bagi desa Langgula yang disebut sebagai Kampung Cumi.

“Desa Cumi itu baru dan belum ada, baik di Indonesia maupun di dunia. Oleh karena itu, membangun branding seperti Desa Cumi dan menjadi aset strategis bagi Desa Langgula,” kata Fadli.

Desa Langgula awalnya merupakan desa di Desa Tontayuo yang dimekarkan dan menjadi desa otonom pada tanggal 14 Desember 2010.

Baca: Pasien Anak Probable Gagal Ginjal Akut di Gorontalo Meninggal

Kota ini memiliki hamparan seluas 450 hektar yang terdiri dari daratan, pegunungan, dan perairan pesisir.

Desa Langgula memiliki potensi perikanan, kelautan dan perkebunan.

Di sektor perikanan, cumi-cumi paling banyak diminati dengan hasil tangkapan rata-rata 450 kg per bulan atau 15 kg setiap hari.

Baca: Jembatan Runtuh, Akses Jalan Sulteng-Gorontalo Terputus

Untuk di bidang perkebunan, kelapa dan aren kini memiliki potensi tersendiri yang belum pernah diolah.

Belum lagi kemampuan masyarakat dalam mengolah daun lontar menjadi bahan baku anyaman selain bambu.

Fitur topografi perairan pesisir desa Langgula yang relatif dalam berpotensi menjadi salah satu tempat penyelaman.

Baca: Pasca Insiden Stadion Kanjuruhan, Gorontalo Gelar Shalat Gaib

Hal ini juga dibantu oleh keragaman biota laut yang menghuni terumbu karang.

Selain itu, kota ini memiliki dermaga kecil yang sering digunakan para nelayan untuk memuat dan menurunkan hasil tangkapan mereka.

Meskipun dermaga saat ini membutuhkan pengembangan dan revitalisasi.

Baca: BPS Sebut Rokok dan Beras Jadi Pemicu Kemiskinan di Gorontalo

Saat ini, 643 orang tinggal di desa Langgula, yang terbagi antara dusun Dulamayo, Tumba, dan Molawahu. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.