Miris, Kasus Ini Bikin Geram Bu Mensos

waktu baca 2 menit

Berita Hukum, Gemasulawesi – Menteri Sosial Tri Rismaharini geram atas kasus pelecehan seksual anak di Desa Balong Gabus, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur.

Risma mengaku sangat marah karena pelakunya tidak lain adalah ayah tiri dan ibu kandung korban. “Hal yang membuat saya geram adalah korban anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar, sedangkan pelaku adalah ayah tiri dan ibu kandungnya,” kata Risma dalam siaran pers di Mapolres Sidoarjo, Minggu (4/9).

Bu Risma menyatakan telah bertemu dan mengklarifikasi korban. Dengan Bu Risma, korban menyatakan tidak mau bertemu orang tuanya lagi.

“Korban mengatakan tidak ingin bertemu orang tuanya lagi karena dia sangat trauma.” “Saat ini, polisi menempatkan korban di tempat aman dan didampingi psikolog untuk membantunya pulih dari trauma,” kata Risma didampingi Kapolsek Sidoarjo Kompol Kusumo Wahyu Bintoro.

Bu Risma sekarang menaruh perhatian serius dalam kasus pelecehan seksual anak dan kelanjutan sekolah korban kedepan, karena kasus kekerasan seksual sangat mempengaruhi kondisi mental korban. Mensos Risma berjanji jika korban pindah sekolah, pihaknya siap membantunya dan menempatkan korban dalam lingkungan balai milik Kemensos.
 
 
“Ada laporan dari asisten terkait sekolah korban yang saat ini duduk di kelas 6 SD.”

 
Ia berencana meminta kepada Presiden Jokowi untuk memastikan agar pelaku kejahatan seksual terhadap Anak tidak diberikan grasi dalam upaya mencegah tindakan lain dan kejahatan ini agar tidak terulang kembali.

“Bahkan jika pelaku adalah anggota keluarga atau korban disabilitas, ancamannya akan ditambahkan sepertiganya,” kata Risma.

Dalam pertemuan dengan korban, Menteri Sosial Risma juga memberikan bantuan dalam berupa kebutuhan sehari-hari, seperti pakaian, seragam sekolah, tas, sepatu, bahkan sepeda dan bantuan sembako.Selain itu juga menempatkan pekerja sosial juga ditugaskan dan membantu korban agar cepat pulih dari trauma.

Kapolres Sidoarjo Kompol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab insiden asusila yang dilakukan oleh ayah tiri dan ibu kandung korban.

“Kasus ini masih kami selidiki, termasuk motifnya, karena baru pertama kali ada kejadian dengan korban anak dan pelaku adalah orang tuanya sendiri,” kata Kombes Kusumo. (*/GSA)

 
 
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.