Kritikan Anies pada Subsidi Mobil Listrik Malah Meningkatkan Penjualannya hingga 44 Persen

Kritikan Anies pada Subsidi Mobil Listrik Malah Meningkatkan Penjualannya hingga 44 Persen

Presiden Joko Widodo tengah mencoba Hyundai Kona Electric (Foto/Setpres)

Nasional, gemasulawesi – Anies Baswedan baru-baru ini mengkritisi subsidi mobil listrik, tetapi mengejutkannya, kritikan tersebut justru meningkatkan penjualan mobil listrik hingga 44 persen.

Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, telah mengungkapkan pandangannya tentang kebijakan subsidi mobil listrik yang diambil oleh pemerintah.

Baca Juga : Subsidi Intensif Kendaraan Listrik Akan Segera Berlaku di Maret 2023, Begini Tanggapan Netizen

Menurutnya, subsidi tersebut kurang relevan karena kebanyakan pembeli mobil listrik adalah kalangan yang mampu secara finansial.

Selain itu, ia juga memperhatikan bahwa mobil listrik dapat memperburuk kemacetan di kota-kota besar seperti Jakarta.

Baca Juga : Rp900 Miliar Realisasi Insentif Nakes 2021

Sebagaimana telah diberitakan, pemerintah telah memberikan insentif pajak berupa PPN-DTP untuk pembelian mobil listrik roda empat dan bus.

Syarat yang harus dipenuhi untuk memenuhi syarat insentif ini adalah kendaraan listrik harus mengandung sedikitnya 40% komponen yang diproduksi dalam negeri untuk mobil listrik dan 20% untuk bus listrik.

Baca Juga : Ribuan Guru Honorer Parigi Moutong Terancam Tidak Terima Insentif

Dengan memperhatikan TKDN ini, program insentif ini diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik lokal dan memberikan dukungan bagi industri otomotif dalam negeri.

Penulis: Muhammad Azmi

Share: