Parigi Moutong, Gemasulawesi - Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan menyetujui empat program prioritas untuk percepatan infrastruktur dan mutu guru di Kabupaten Parigi Moutong pada Rabu, 1 Juli 2026.
Kesepakatan ini tercapai setelah Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melakukan audiensi langsung di kantor Kementerian Pendidikan di Jakarta.
Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah taktis pemerintah daerah untuk mengatasi ketimpangan kualitas fasilitas sekolah dan kompetensi pengajar di wilayah Sulawesi Tengah tersebut.
Baca Juga:
Bupati Erwin Burase Minta Aplikasi Pemda Parigi Moutong Diuji Siber
4 Komitmen Pusat untuk Pendidikan Parigi Moutong
Kementerian Pendidikan mengintegrasikan anggaran pusat guna memenuhi target sasaran pembangunan fasilitas sekolah. Fokus utama difokuskan pada wilayah terpencil melalui empat klaster program mendesak berikut:
Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan ulang serta rehabilitasi total gedung sekolah rusak demi menjamin keselamatan siswa selama kegiatan belajar.
Modernisasi Sarana Digital: Pengadaan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi informasi untuk menunjang standarisasi kurikulum nasional.
Peningkatan Mutu SDM: Pelatihan intensif penguatan kompetensi pedagogik serta profesionalisme bagi guru dan tenaga kependidikan.
Kesejahteraan Pendidik: Penyelesaian pemenuhan hak finansial dan jaminan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pengajaran.
Evidence Lapangan dan Urgensi Anggaran Pusat
Berdasarkan rincian koordinasi teknis bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), alokasi dana transfer daerah selama ini belum mampu menutup seluruh kebutuhan perbaikan ruang kelas yang rusak. Akses geografis daerah yang sangat luas menuntut intervensi pendanaan langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Anak-anak kita adalah investasi masa depan daerah. Karena itu, kami hadir langsung di Jakarta untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat. Kita ingin percepatan: mulai dari rehabilitasi fasilitas sekolah, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, hingga program mutu pembelajaran yang modern," tegas Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase.
Visi Pemerataan dan Sinergi Multi-Sektor
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memproyeksikan implementasi keempat program ini mampu mempercepat lahirnya generasi unggul daerah yang berdaya saing global. Keberhasilan pelaksanaan agenda ini bertumpu pada kolaborasi lintas sektor yang mengikat instansi pusat, daerah, pengelola sekolah, serta peran aktif wali murid.
"Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Jika kualitas pendidikan kita naik kelas, maka kualitas SDM Parigi Moutong juga akan semakin unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global," tambah Erwin.