Parigi moutong, Gemasulawesi - Pengawasan proyek pembangunan infrastruktur publik di Parigi Moutong kini diperketat dari tahap persiapan hingga pengerjaan akhir. Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
"Keselamatan pekerja dan mutu fisik bangunan harus dijamin penuh sejak awal pelaksanaan pengerjaan," ungkap Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, di Parigi, beberapa waktu lalu. Penegasan ini disampaikan kepada seluruh kontraktor pelaksana proyek daerah.
Sanksi tegas siap dijatuhkan kepada penyedia jasa konstruksi yang mengabaikan penggunaan alat pelindung diri di lokasi kerja. Audit berkala bakal digelar oleh tim pengawas dinas secara mendadak.
Baca Juga:
Tak Akan Diambil Alih Pemda, Otonomi Wisata Desa Parimo Dikelola BUMDes dan Pokdarwis
Selain K3, ketepatan spesifikasi teknis material bangunan menjadi poin utama evaluasi kelayakan proyek. Hasil pengerjaan yang asal-asalan tidak akan ditoleransi dan wajib dibongkar ulang.
Penerapan standar keselamatan kerja yang ketat bertujuan menekan risiko kecelakaan kerja di lokasi pembangunan. Pengawasan berlapis diterapkan pada proyek gedung, jalan, dan jembatan daerah.
"Kami tidak ingin ada kelalaian K3 yang mengancam keselamatan pekerja maupun warga," sebutnya. Kontraktor diwajibkan menyiagakan petugas pengawas K3 khusus di tiap area pengerjaan.
Uji laboratorium terhadap sampel material bangunan wajib dilakukan sebelum proses pemasangan fisik dimulai. Kualitas beton dan baja harus memenuhi standar nasional yang ditetapkan.
Transparansi papan informasi proyek di lokasi pengerjaan wajib dipasang sebagai sarana kontrol sosial masyarakat. Publik berhak memantau jalannya pengerjaan fisik proyek APBD tersebut.
Baca Juga:
Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemda Parigi Moutong Fokuskan Bantuan RTLH di Desa Tertinggal
Ketegasan Dinas PUPR dalam mengawasi proyek konstruksi bertujuan menghasilkan bangunan yang tahan lama dan aman dimanfaatkan. Anggaran publik dijamin tepat guna tanpa kebocoran mutu.
"Pembangunan infrastruktur berkualitas menjadi warisan penting bagi generasi mendatang," ucapnya. Penyedia jasa yang berprestasi bakal mendapat nilai tambah dalam pelelangan mendatang.
Evaluasi rutin bersama asosiasi jasa konstruksi terus digelar untuk menyamakan persepsi standar mutu proyek. Profesionalisme kontraktor lokal kian teruji lewat pengawasan ketat pemerintah.
Langkah tegas pembenahan standar konstruksi ini memicu kehati-hatian para pelaksana proyek di lapangan. Infrastruktur publik di Parigi Moutong kini dibangun dengan jaminan mutu dan keselamatan tinggi.