Menakjubkan! Sutera Wajo Hadir di INACRAFT 2023, Kaya Budaya Lokal

waktu baca 2 menit
Ket. Sutera Asli Wajo yang berkualitas ekspor (Foto/Instagram/@amranmahmud_)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Kain khas Sulawesi Selatan bersinar di INACRAFT 2023, banyak pengunjung yang antri membelinya di stand .

Salah satu pengunjung INACRAFT 2023, Heni asal Jakarta, Rabu 01 Maret 2023 sore mengatakan dirinya sengaja datang ke pameran untuk berburu kain asli .

“Dulu pernah dinas kesana, sempat beli oleh-oleh kain suteranya langsung dari pengrajin dan saya suka, “ ungkapnya.

Baca Juga : Dari Coto sampai Kapurung Pikat Pecinta Kuliner di INACRAFT 2023

Menurutnya, kain dari punya kekhasannya sendiri yang membuatnya beda dari yang lain.

“Kain tenunnya mereka pintal sendiri bahkan dibudidayakan sendiri ulat suteranya, bisa dibilang ada harga ada kualitas, “ sebutnya.

Bupati Amran Mahmud yang hadir dalam pembukaan INACRAFT 2023 menuturkan kain khas memiliki beberapa motif yang bisa membuat siapa saja kepincut.

Baca Juga : Ratusan Produk Unggulan Dari Sulsel Dipamerkan di Inacraf

Seperti motif cobo (motif segitiga yang terus menyambung), balo tettong dan makkalu (motif gatis), balo renni (garis horizontal kotak kecil) bahkan motif ukiran toraja dan aksara Bugis.

Motif-motif tersebut dirangkai dengan benang warna oranye dan kuning yang mencirikan kekhasan Sulawesi Selatan.

“Ada tiga jenis yaitu ikat, polos, dan variasi, bedanya hanya di jumlah warna benang yang ditenun, “ sebutnya.

Amran menambahkan, Desa Pakana Sengkang, Tanasitolo menjadi sentra pengrajin ini.

Baca Juga : Palu Kembangkan Kain Tenun Khas Bernuansa Historis 

“Industri sempat menurun disaat ada larangan impor telur ulat , tapi sekarang kita sudah mulai bisa impor untuk kebutuhan ini, “ tambahnya.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam talkshow Mengembalikan Kejayaan Sutra di Kabupaten dan di INACRAFT 2023, Rabu siang 01 Maret 2023 mengatakan Pemprov sudah mendapatkan respon pusat untuk mengimpor 2,5 juta kokon telur ulat .

Pihaknya juga menyediakan alat pemintal dan mesin celup warna berstandar ekspor.

Baca Juga : Jokowi Berharap Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

“Kita perbaiki kualitas asli ini, mulai dari penanaman ulat suteranya, pemintalannya, sampai meningkatkan kualitas kainnya untuk bersaing untuk ekspor, “ tambahnya.

Andi Sudirman menambahkan, apalagi masyarakat luar negeri sudah mulai menghargai lebih baik kerajinan tangan yang eksotis seperti kain ini. (*/YN)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.