Pemprov Sulsel Siapkan Subsidi Penerbangan Untuk Tiga Bandara

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Foto ilustrasi/Pixabay

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) siapkan sebesar Rp 20 miliar untuk tiga penerbangan bandara pada tahun 2023, yaitu Bandara Arung Palakka Bone, Bandara H Aroeppala Selayar, dan juga Bandara Andi Djemma Masamba.

Dari ketiga bandara tersebut, Bandara Arung Palakka Kabupaten Bone mendapat subsidi terbanyak, yakni Rp 10 miliar, untuk menyediakan jasa layanan penerbangan.

“Mudah-mudahan januari sudah bisa untuk penerbangan, anggarannya sudah masuk di APBD dasar TA 2023, anggarannya ada di Biro Kesra, totalnya lebih dari Rp 10 miliar untuk yang di Bone,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Muhammad Arafah, Selasa, 3 Januari 2023 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mengaktifkan kembali penerbangan bersubsidi di Bandara Arung Palakka.

Baca: Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Langsung Makassar-Bone

Sementara ini belum dapat dipastikan apakah maskapai akan kembali menggunakan Susi Air karena kali ini prosesnya akan melalui tahapan lelang dengan masa kontrak selama satu tahun.

“Ya, tahap lelangnya memang sebentar, tapi tetap ditutup. Paling lama sembilan bulan,” ucap Muh Arafah.

Mengenai rute yang direncanakan yaitu Makassar-Bone-Kendari, Makassar-Masamba-Sorowako dan Makassar-Selayar.

Baca: Hujan Deras Di Arab Saudi Memaksa Penerbangan Ditunda, Sekolah Diliburkan Dan 2 Korban Jiwa

Sebelumnya, Bandara Arung Palakka di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mulai beroperasi pada Kamis 1 Desember 2022 dikarenakan adanya bantuan keuangan tiket sebesar Rp2,5 miliar.

Susi Air sebagai maskapai penerbangan di Bandara Arung Palakka menggunakan pesawat LET L-410 UVP-E20.

Pesawat ini merupakan pesawat bermesin ganda serbaguna yang sering digunakan untuk rute jarak pendek. L-410 dioperasikan oleh dua pilot dan memiliki kapasitas 15 hingga 18 penumpang.

Baca: Resmi Dibuka Rute Penerbangan Toraja-Balikpapan

Sejak 2017, penerbangan umum di Bandara Bone telah dihentikan karena Bandara Arung Palakka tidak lagi termasuk dalam kategori layanan udara perintis yang disubsidi Kementerian Perhubungan, terutama untuk daerah terpencil, tertinggal, dan perbatasan penerbangan (3T) daerah. (*/Ikh)

kuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.