Penahanan Roy Suryo, Polda Metro Perpanjang Masa Tahanan

waktu baca 2 menit
Roy Suryo (Foto/Istimewa)

Berita Nasional, gemasulawesi – Penahanan Roy Suryo, eks politisi Partai Demokrat, terkait dalam kasus meme stupa Candi Borobudur mirip presiden Joko Widodo, Polda Metro Jaya perpanjang masa tahanan.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 26 Agustus 2022.

“Masih ditahan. Ternyata sudah diperpanjang,” ucap Endra Zulpan.

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan mengatakan, selain perpanjangan masa hukuman mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, polisi masih menunggu jawaban dari kejaksaan dalam kasus penahanan Roy Suryo yang berkasnya telah dilimpahkan.

Ia mengatakan, berkas perkara Roy Suryo sudah dikirim ke kejaksaan. Kami menunggu instruksi dari kejaksaan apakah berkas yang dikirim lengkap atau kurang. Belum dikembalikan ke kami.

Seperti diketahui, Selasa, 28 Juni, perwakilan umat Buddha nusantara, Kurniawan Santoso, mendatangi Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya bersama kuasa hukumnya Herna Sutana. pada Selasa, 28 Juni 2022.

Pelapor sedang diselidiki atas laporannya kepada Roy Suryo tentang meme Stupa candi Borobudur yang diedit sebagai wajah Presiden Jokowi.

Herna menjelaskan bahwa tujuan kunjungannya adalah untuk memberikan informasi tentang kasus yang dilaporkannya. Dia juga membawa sejumlah barang bukti tambahan untuk disajikan kepada penyedik selama penyelidikan.

“Kami akan menghadirkan bukti-bukti yang kami miliki dan kami ketahui. Ada beberapa bukti tambahan yang juga kami kumpulkan yang lebih lengkap, semuanya dalam bentuk hardcopy dan softcopy,” kata herna.

Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko kemudian membenarkan pengaduan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Bareskrim Polri pada Senin 20 Juni 2022.

Baca: Ruang Tipikor Polda Sumatera Utara Terbakar

Gatot saat dikonfirmasi wartawan mengatakan sekitar pukul 11.50 ada yang lapor inisial pelapor, KW. Nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT Bareskrim Polri tanggal 22 Juni 2022.

Menurutnya, pelapor KW melaporkan akun Twitter @KRMTROySuryo2. Pemilik akun Twitter itu disebut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo yang juga mantan politisi Partai Demokrat. Dalam laporannya, Roy Suryo diduga menyampaikan ujaran kebencian setelah mengunggah foto stupa Candi Borobudur yang menyerupai wajah Presiden Jokowi.

“Terkait dugaan ujaran kebencian dan/atau penistaan agama berbasis SARA berdasarkan Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 ITE dan/ atau Pasal 156 bis KUHP,” katanya. (*/Ikh)

Baca: 41 Tersangka Perjudian di NTB Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.