Penyelenggaraan Pendidikan Paket Kesetaraan Upaya Tingkatkan IPM Parimo

waktu baca 2 menit
Kabid Paud Disdikbud, Parimo (Foto: gemasulawesi)

Parimo, gemasulawesi.com– Penyelenggaraan pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulteng akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penyelenggaraan pendidikan kesetaraan paket A, B dan C.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Anak usia dini (Paud) Ibu Nurlina, kepada gemasulawesi.com di ruang kerjanya, Jumat, 05 April 2019.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memiliki tiga indikator penunjang yaitu pendidikan, kesehatan dan ukuran kesejahteraan,” ungkapnya.

Khusus untuk indeks pendidikan, indikator rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah menjadi penunjang utama.

Klaimnya, paket pendidikan kesetaraan  dapat mendongkrak peningkatan indikator angka rata-rata lama sekolah.

“Tolak ukur angka rata-rata lama sekolah adalah klasifikasi pendidikan terakhir penduduk parimo yang berumur 25 tahun ke atas,” jelasnya.

Jelasnya, klasifikasi pendidikan yang dimaksud adalah ijazah SD untuk paket A, ijazah SMP untuk paket B, SMA atau sederajat untuk paket C.

Klasifikasinya, ijazah paket A terhitung enam tahun, ijazah paket B terhitung sembilan tahun, dan paket C terhitung dua belas tahun lama belajarnya.

Cakupannya, anak putus sekolah mulai tingkat Sekolah dasar sampai Sekolah Menengah Atas akan ditawarkan program .

“Kami menghimbau seluruh warga yang putus sekolah, agar dapat mengikuti program tersebut secara gratis A, B dan C, melalui lembaga yang ditunjuk,” tutupnya.

Baca juga: Sebanyak 41 Lembaga, Bakal Jadi Paud HI

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.