Perkosa Gadis 13 Tahun, AKBP Mustari Resmi Dipecat

waktu baca 2 menit
Ket Foto: AKBP Mustari Jalani Proses Persidangan (Foto/Istimewa)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Perkosa gadis 13 tahun, Perwira Polda Sulawesi Selatan, AKBP Mustari akhirnya resmi dipecat. Pemecatan perwira dua bunga melati tanpa digelar dengan proses upacara.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Komang Suartana mengatakan AKBP Mustari awalnya mengajukan banding ke Mabes Polri namun permintaan tersebut ditolak.

“Awalnya kasus ini sulit. Karena yang bersangkutan mengajukan kasasi. Namun setelah beberapa bulan, akhirnya kami mendapat informasi dari Mabes Polri bahwa hasil putusan banding AKBP Mustari ditolak,” ucap Komang saat jumpa pers konferensi di Mabes Polri Sulawesi Selatan, Rabu 10 Agustus 2022.

Dengan putusan tersebut, Komang menegaskan bahwa proses etika AKBP Mustari telah selesai.

Komang menjelaskan, jadi etikanya sudah lengkap AKBP Mustari resmi dipecat karena dianggap tidak hormat atau PTDH. Dan tidak diupacarakan PTDH tidak terjadi.

Saat ini, Komang mengatakan, AKBP Mustari masih menunggu putusan. Dia masih diadili di Pengadilan Negeri Sungguminasa (PN) di Gowa. Selain pemecatan secara tidak hormat, AKBP Mustari juga terancam hukuman 15 tahun penjara.

Baca: Selebgram di Makassar Sebar Konten LGBT Divonis 1,6 Tahun Bui

“Korban masih menunggu vonis pidana, jadi akan ada hukuman penjara selain PTDH,” ucapnya.

Sebelumnya, Polda Sulawesi Selatan melakukan sidang etik yang mengungkap BAP Mustari memperkosa 12 kali gadis berusia 13 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di rumahnya.

Perilaku bejat yang dilakukan Mustari terjadi antara Oktober 2021 hingga 25 Februari 2022. Meski sempat mengelak, AKBP Mustari tetap dicurigai melanggar Perintah Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Pasal 7 (1) huruf b. (*/Ikh)

Baca: Tanggap Darurat Banjir Bandang Desa Torue Diperpanjang 30 hari

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.