Persentase Stunting Ditarget Turun, Bappelitbangda Parimo Bentuk Tim

waktu baca 2 menit
Rakor Bappelitbangda Parimo target penurunan stunting (Foto: Aqil)

Parimo, gemasulawesi.com Persentase ditargetkan turun, Bappelitbangda Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng, bentuk tim penanganan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bappelitbangda , Zulfinasran dalam rapat koordinasi pencegahan , di kantor Bappelitbangda, Rabu, 26 Juni 2019.

“Kami akan mencoba untuk mengintegrasikan antar program kegiatan dari beberapa sektor untuk mencapai penurunan persentase ,” ungkapnya.

Sehingga, akan dimulai pembentukan tim penanganan dan mencoba menyusunnya ke dalam RPJMD untuk lima tahun yang akan datang.

Caranya, dengan mencoba mensinkronkan program nasional dan program Pemda Parimo yaitu Parimo Sehat.

Kemudian, hasil sinkronisasi dimasukkan ke program Parimo Sehat Tahun 2020 Dinas Parimo, dan terus digulirkan selama lima tahun yang akan datang.

“Target program Parimo Sehat, berupaya menurunkan di Parimo hingga 20 sampai 24 persen,” terangnya.

Ia melanjutkan, penanganan sudah direncanakan beberapa tahun terakhir, namun data program kegiatan untuk penanganan tetapi belum terpadu.

Alasannya, OPD terkait masih melaksanakan program penanganan berdasarkan jadwal masing-masing.

Rakor pencegahan antara Bidang Sosial Budaya dikhususkan mengenai intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif.

“Salah satu sanksi yang diberikan terhadap OPD terkait apabila memenuhi target maka akan ada upaya untuk pengurangan DAK,” tegasnya.

Ratusan desa di Parimo jadi target penurunan

Zulfinasran mengungkapkan, berdasarkan data hasil survey dari Bappenas, terdapat sepuluh daerah wilayah yang ada di Parimo.

Sehingga, pada Tahun 2018, Parimo mendapat kucuran bantuan anggaran dari APBN untuk sepuluh wilayah dan pelaksanaan kegiatannya berbentuk swakelola.

Namun, dari hasil komunikasi dengan kementerian pusat beberapa waktu lalu, diharapkan daerah juga bisa melakukan pengkajian dan penelitian.

Penelitian daerah mana saja yang dijadikan target desa , dan sampai saat ini sudah ada 128 desa di Parimo target penurunan .

“Dengan target persentase turun, tercapai generasi kedepan yang lebih baik, baik dari segi kemampuan otak maupun keunggulan bentuk fisik,” tutupnya.

Baca juga: Korban Pembunuhan Sadis, Dua Warga Desa Tanahlanto Parimo

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.