Sangia Wambulu Diguncang Gempa Magnitudo 3,0

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Seismograh gempa bumi (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita , gemasulawesi – Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton di , pada Selasa pukul 19.18 WITA diguncang magnitudo 3,0 dengan wilayah kedalaman 6 kilometer.

Rudin, Kepala Stasiun Geofisika Kendari mengatakan, bermagnitudo 3,0 terjadi di koordinat 3,33 Lintang Selatan dan 123,63 Bujur Timur.

“Dengan mempertimbangkan letak pusat dan kedalaman hiposenter, yang terjadi tergolong dangkal akibat aktivitas sesar Buton B di timur laut Sangia Wambulu, Buton Tengah,” ucap Rudin melalui sambungan telepon di Kendari.

Sangia Wambulu Diguncang berpusat di sekitar 3,8 km timur laut, Buton Tengah, Provinsi , dengan skala II-III, menurut Stasiun Geofisika Kendari.

Baca: Gempa Magnitudo 5,3 Konawe, Dirasakan di Kendari

Pada Skala III MMI, getarannya terasa di dalam rumah dan terasa seperti truk yang lewat.

BMKG menyatakan belum ada laporan dampak kerusakan akibat tersebut.

Hasil model menunjukkan bahwa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Baca: Bertambah, Jumlah Korban Gempa Cianjur Jadi 323 Orang

“Hingga pukul 20.03 WITA, hasil pemantauan BMKG menunjukkan belum ada aktivitas susulan,” kata Rudin.

BMKG mengimbau masyarakat khususnya di daerah untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh hal-hal yang tidak dapat dijelaskan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat tersebut.

Rudin juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa dan memastikan bahwa bangunan tempat tinggal cukup tahan .

Baca: Viral Pengungsi Korban Gempa Cianjur Buang Baju Layak Pakai Sumbangan: Lebih Baik Jangan Dikirim, Justru Dibuang

“Sebelum kembali ke rumah, pastikan tidak ada kerusakan getaran seismik yang dapat membahayakan stabilitas bangunan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.