Tenggelam di Selat Makassar KM Teman Niaga 11 ABK Hilang

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Tenggelam di Selat Makassar Kapal Motor (KM) Teman Niaga yang membawa 15 awak kapal, empat dinyatakan selamat dan 11 lainnya masih dalam pencarian, kapal akibat dihadang gelombang tinggi karena cuaca buruk tenggelam.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Operasi Basarnas Sulawesi Selatan, Muhammad Rizal saat dikonfirmasi di Makassar, Sabtu 27 Agustus 2022.

“Informasi yang diterima di tempat itu benar, satu kapal tenggelam, semua orang tetap siaga. Saat ini kantor SAR Banjarmasin masih menanganinya,” ucap Muhammad Rizal.

Selama ini Basarnas Sulawesi Selatan bersiaga untuk membantu pencarian korban tenggelamnya kapal yang hanyut terbawa arus.

Rizal mengatakan, Kami hanya membantu menghitung pergerakan korban berdasarkan arus laut.

Informasi awal yang diterima dari Basarnas, kapal kargo tersebut merupakan kapal curah atau bulk carrier semen milik PT Kembang Jaya Abadi Perkasa dengan jumlah awak 15 orang. Kapal tenggelam di perairan selat Makassar.

Rute kapal dari Kotabaru (Tarjun) Provinsi Kalimantan Selatan, yang menuju Biringkassi Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.

Empat orang dinyatakan selamat, semuanya laki-laki. Muhdi Mufazzan 24 tahun juru mudi, Amir Effendi 19 tahun juru mudi, Roihan Hariri 19 tahun juru mudi dan Ibu Husniawati 20 juru mudi.

Sementara 11 korban lainnya, semuanya laki-laki, masih dicari yaitu Wagirin (Nahkoda), Victor Agustinus (Mualim I), Sunarto (Mualim II), Eddy Hayani S (KKM), Poniman (Masinis II), Alfian Septian (Masinis III).

Juga Kenedi (juru minyak), Indarrobit Afnani (juru minyak), Reynaldo Mangerongkonda (juru minyak), Muhammad Fatir Maulana (kelasi) dan Muhammad Adam Septi.

Informasi diperoleh Kamis 25 Agustus 2022 pukul 16.00 WITA, KM Dharma Fery 3 saat dalam perjalanan dari Parepare, Sulawesi Selatan menuju Batulicin, Kalimantan Selatan empat orang terlihat dalam kondisi sekoci terbalik milik kapal KM Teman Niaga.

Baca:Tolak Tersangka Pembunuhan Sebagai Pelajar Titipan di Sinjai

Awak kapal kemudian menyelamatkan korban dengan mengevakuasi empat korban ke atas kapal. Korban kemudian dibawa ke Pelabuhan Laut Batulicin dan langsung dibawa ke RS Permata Batulicin Marina untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut keterangan korban selamat Muhdi Mufazan, kapal tenggelam pada Senin malam 22 Agustus 2022 sekitar pukul 22.00 WITA akibat cuaca buruk dari jarak 96 mil laut (NM) di jalur 123 derajat ke Biringkassi dengan kecepatan sekitar 6 knot. (*/Ikh)

Baca: Terduga Tiga Pelaku Judi Togel di Toraja Utara Dibekuk Polisi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.