Tingkatkan Pemahaman Code Blue Terhadap Pasien, RSUD Undata Sulawesi Tengah Gelar in House Training Code Blue

waktu baca 2 menit
Keterangan Foto : Code blue yang diadakan oleh RSUD Undata, (Foto/Humas Pemprov Sulteng)

, gemasulawesi – UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata menyelenggarakan pelatihan internal pada Kamis, 4 Mei 2023 di aula Komite Medis RS Undata. 

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Rumah Sakit Undata Provinsi , Dr. Herri, M.Kes. 

“Pelatihan ini diikuti oleh 42 orang yang terdiri dari dokter dan perawat dari Rumah Sakit Undata Provinsi ,” kata Herri.

Baca : Puluhan Nakes dan Dokter di Palu Sulteng Jalani Uji Swab

Pembicara untuk pelatihan ini adalah Dr. Surianto, S.Kep.,NS.,M.P.H., dengan materi evaluasi pasien rawat inap. 

Serta Dr. Faridna, Sp.A dengan materi untuk mendukung pelayanan primer dan sistem di rumah sakit yang disampaikan oleh dr. Franklin Lessyama Sinanu.

“Kegiatan ini dihadiri oleh pemateri yang memiliki kualitas terbaik di bidang masing-masing,” jelasnya.

Baca : Covid Sulteng 7 Januari 2021, Kota Palu dan Parimo Sumbang Kasus Terbanyak

Direktur Rumah Sakit Undata Provinsi saat itu, Drg. Herri, M.Kes didampingi Manager Pendidikan RS Undata, Mufliha Kamase, SE, M.Si Dan pelatihan in-house sangat penting ketika mencoba meningkatkan kualitas layanan.

Direktur Herri mengatakan, merupakan salah satu konvensi atau kode yang mengantisipasi kejadian yang akan segera terjadi.   

“Saya, atas nama keluarga besar Rumah Sakit Undata mengucapkan selamat datang kepada peserta pelatihan ,” terangnya.

Baca : Covid Sulteng 8 Januari 2021, Kota Palu Sumbang 43 Kasus Baru

Menurutnya, pelatihan ini juga merupakan komitmen bersama untuk melakukan langkah cepat dengan kode. 

Kemudian Herri juga mengajak seluruh peserta untuk saling membantu dan mengingatkan untuk mempersiapkan akreditasi. 

“Ini adalah penyegaran bagi kita semua dan inspirasi untuk bermain sesuai aturan,” ungkapnya.

Baca : Mulai Senin, Transaksi Solar Kota Palu Wajib Gunakan QR

Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan komitmen yang maksimal.  

Dan pelatihan ini juga bisa menjadi acuan dalam konteks reaksi cepat saat tenaga medis merawat pasien jantung. 

“Selamat datang di program House  semoga kegiatan ini bermanfaat,” pungkasnya. (*/Siti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim         

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar

  1. salam

    Terimakasih infonya untuk pemahaman code blue. Pertolongan pertama pada penderita penyakit terutama pada jantung harus diberikan penanganan yang tepat. Harkit atau Harapan Kita adalah salah satu rumah sakit tempat pertolongan dan penanganan yang baik terhadap penderita.

    Balas
Sudah ditampilkan semua