☰
✕

Babak Baru Desa Pangi Usai Ditinggal Almarhum Kades, Ini Pesan Menohok Bupati Parigi Moutong

Irman resmi dilantik jadi Kades Antarwaktu Pangi di Parigi Utara untuk teruskan legacy almarhum Kades di tengah efisiensi anggaran.

Parigi moutong, Gemasulawesi - Tongkat estafet kepemimpinan Desa Pangi resmi berpindah tangan. Langkah awal ini sekaligus menandai dimulainya beban berat di pundak pejabat baru.

"Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjalankan amanah masyarakat, menyelenggarakan pemerintahan desa, serta melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase di Aula Kantor Camat Parigi Utara, Kamis, 22 Oktober 2026.

Irman kini memikul amanah baru sebagai Kepala Desa Antarwaktu Desa Pangi. Pengangkatan resmi ini tertuang melalui Surat Keputusan Nomor 400.10.1/999/DPRD.

Baca Juga:
Borong Beras hingga Minyak Murah, Warga Parigi Utara Padati Gerakan Pangan Murah

Ia bakal mengisi sisa masa jabatan periode 2021 hingga 2029. Waktu efektif yang tersisa bagi kepemimpinannya terhitung sekitar dua tahun.

Momen pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat. Sejumlah pejabat penting serta tokoh masyarakat setempat tampak hadir menyaksikan prosesi tersebut.

Dukungan mengalir dari berbagai pihak. Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Abdin bersama jajaran dinas teknis turut mendampingi acara.

Tugas berat sudah menanti di depan mata. Pemimpin anyar dituntut menuntaskan berbagai program warisan dari pejabat terdahulu.

Mendiang mantan Kepala Desa Pangi Warham Ramli meninggalkan banyak jejak pembangunan. Niat baik almarhum menjadi fondasi utama yang wajib diteruskan.

Kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami pengetatan. Bupati mengimbau agar seluruh warga tidak berkecil hati menghadapi situasi tersebut.

"Manfaatkan apa yang ada, sumber daya alam dan sumber daya manusia di sekitar kita," tegas Erwin Burase di bagian tengah acara.

Pemanfaatan aset desa menjadi prioritas utama. Bangunan Kantor Koperasi Desa Pangi diharapkan bisa segera difungsikan secara maksimal.

Sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan. Komunikasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten wajib terjalin selaras.

Baca Juga:
Potensi Pajak Perkebunan Parigi Moutong Bocor, KPP Pratama Palu Mendadak Temui Bupati Erwin Burase

Rivalitas politik pascamusyawarah desa harus segera diakhiri. Bupati meminta para calon yang belum terpilih untuk dirangkul kembali.

Pembangunan wilayah membutuhkan gotong royong seluruh elemen. Pemikiran para tokoh agama, pemuda, dan perempuan menjadi modal utama.

Ancaman kesehatan kini mengintai warga desa. Kiriman asap kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan mulai menutupi wilayah tersebut.

Waspadai pula potensi bencana alam susulan. Bahaya banjir serta karhutla lokal menuntut kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat.

"Membangun desa adalah tugas kita semua, bukan hanya satu pihak," ucap Bupati Erwin Burase menutup arahannya.

Bagikan: