☰
✕

Anggaran Daerah Terbatas, Petani Parimo Kompak Swadaya Rawat Jaringan Irigasi

Pemerintah daerah Parigi Moutong memuji aksi gotong royong petani Parigi Moutong merawat jaringan irigasi swadaya di tengah krisis APBD.

Parigi moutong, Gemasulawesi - Di tengah keterbatasan alokasi anggaran perbaikan saluran air, para petani di Parigi Moutong memilih tidak tinggal diam. Budaya gotong royong dihidupkan kembali demi menjaga pasokan air ke lahan persawahan tetap lancar.

"Kerja bakti petani merawat irigasi swadaya menjadi pilar penting ketahanan pangan daerah kita," ujar Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Parimo, Dadan Priatna, beberapa waktu lalu di Parigi. Inisiatif mandiri kelompok tani ini menyelamatkan ratusan hektar tanaman padi dari ancaman kekeringan.

Pembersihan endapan lumpur dan gulma dilakukan secara berkala oleh para petani di sepanjang saluran sekunder. Kekompakan warga tani menjadi solusi konkret di tengah belum turunnya bantuan perbaikan permanen.

Baca Juga:
Syiar Islam di Pesisir Parimo, Ajang MTQ untuk Jaring Bibit Unggul Nasional

Pemerintah daerah mengapresiasi tinggi kepedulian kelompok tani dalam menjaga keberlangsungan fungsi infrastruktur pertanian. Dukungan sarana kerja bakti terus diupayakan untuk menyokong aksi swadaya tersebut.

Keterbatasan APBD dalam mengover seluruh kerusakan irigasi memicu lahirnya gerakan mandiri di tingkat kelompok tani. Kesadaran bersama menjaga pasokan air menjadi modal utama keberhasilan panen.

"Pemerintah sangat terbantu oleh aksi nyata para petani yang merawat irigasi secara berkala," sebutnya. Dinas teknis berjanji memprioritaskan usulan pembenahan irigasi bagi kelompok tani yang aktif berswadaya.

Pendampingan oleh petugas penyuluh lapangan terus dimaksimalkan untuk mengarahkan pembagian air secara adil. Manajemen tata kelola air yang baik mencegah potensi konflik antarpenggarap lahan.

Inovasi jaringan irigasi desa berbasis kearifan lokal terbukti efektif menekan risiko kegagalan panen saat musim kemarau. Semangat kebersamaan petani menjadi contoh inspiratif bagi sektor lainnya.

Baca Juga:
Kasimbar Bangkit Pasca Banjir, Pemda Parimo Siagakan Cadangan Pangan Darurat

Aksi gotong royong petani Parimo menunjukkan betapa kuatnya modal sosial masyarakat pedesaan. Semangat kebersamaan ini menjadi benteng pertahanan utama sektor pertanian daerah di tengah krisis.

"Sinergi pemerintah dan partisipasi petani adalah kunci sukses kedaulatan pangan Parimo," ucapnya. Pihaknya berjanji mengalokasikan bantuan stimulan pipa air untuk mendukung kerja bakti kelompok tani.

Penguatan kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air terus didorong agar tata kelola irigasi makin profesional. Keberlanjutan fungsi irigasi menjadi penentu utama status Parimo sebagai lumbung beras.

Inisiatif swadaya merawat irigasi ini membuktikan ketangguhan petani Parigi Moutong menghadapi keterbatasan. Dedikasi tanpa henti para petani menjaga asa swasembada pangan daerah tetap menyala.

Bagikan: