☰
✕

Pangkas Biaya BBM Armada, Pemda Parimo Disarankan Adopsi Pengelolaan Sampah Zonasi

Praktisi Lingkungan menyarankan Pemerintah daerah Parigi Moutong menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis zonasi di Parigi

Parigi moutong, Gemasulawesi - Bentuk wilayah Kabupaten Parigi Moutong yang memanjang sejauh empat ratus kilometer menjadi tantangan berat pengelolaan sampah. Penerapan sistem zonasi penanganan kebersihan didesak agar sampah tidak menumpuk di pesisir.

"Model pengangkutan sampah konvensional tidak efektif untuk wilayah sepanjang Parimo, harus dibagi per zona," ujar Praktisi Lingkungan beberapa waktu lalu. Pembagian wilayah operasional dinilai mampu memangkas biaya logistik armada kebersihan.

Selama ini penumpukan sampah liar kerap terjadi di sepanjang jalur trans Sulawesi akibat jauhnya jarak TPA utama. Sistem desentralisasi pengolahan sampah di tingkat kecamatan menjadi jawaban atas masalah tersebut.

Baca Juga:
Anggaran Daerah Terbatas, Petani Parimo Kompak Swadaya Rawat Jaringan Irigasi

Pemerintah daerah didorong membentuk Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di tiga wilayah strategis, yakni selatan, tengah, dan utara. Langkah ini bakal menghemat konsumsi BBM kendaraan pengangkut secara signifikan.

Keterbatasan jumlah armada truk sampah kian memperparah masalah kebersihan di kawasan pedesaan terpencil. Banyak desa terpaksa membakar sampah rumah tangga karena tidak terjangkau layanan dinas.

"Pembangunan TPS terpadu berbasis zona akan menyelesaikan kebuntuan sampah wilayah memanjang," sebutnya. Keterlibatan BUMDes dalam mengelola bank sampah lokal juga perlu diperkuat.

Edukasi pemilahan sampah dari rumah tangga menjadi pondasi penting sebelum sistem zonasi diterapkan secara penuh. Pengurangan volume sampah dari sumbernya bakal mengurangi beban TPA akhir.

Dukungan regulasi daerah mengenai tata kelola sampah berbasis zonasi perlu segera diterbitkan oleh legislatif dan eksekutif. Kepastian hukum akan memudahkan pengalokasian anggaran operasional dinas.

Baca Juga:
Kasimbar Bangkit Pasca Banjir, Pemda Parimo Siagakan Cadangan Pangan Darurat

Penerapan teknologi pengolahan sampah menjadi kompos dan bahan bakar daur ulang layak diuji coba di tingkat zona. Nilai ekonomis sampah bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintah desa.

"Pengelolaan sampah terintegrasi akan menjaga kelestarian lingkungan pesisir Parigi Moutong," ucapnya. Keberhasilan sistem zonasi ini sangat bergantung pada komitmen anggaran pemerintah daerah.

Sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan pemerintah kecamatan menjadi kunci sukses operasional zonasi kebersihan. Pengawasan ketat terhadap tempat pembuangan liar harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Solusi pengelolaan sampah berbasis zonasi menjadi langkah maju bagi penataan lingkungan di Parigi Moutong. Inovasi tata ruang kebersihan ini bakal menciptakan kawasan pesisir yang sehat dan berkelanjutan.

Bagikan: