Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah di Kota Beit Hanina
Ket. Foto: Otoritas Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Rumah di Kota Beit Hanina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas penjajah Israel menghancurkan sebuah rumah milik warga Palestina di kota Beit Hanina, utara Yerusalem, pada tanggal 4 Maret 2025 waktu setempat.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan besar polisi penjajah Israel disertai dengan buldozer menyerbu kota dan mulai menghancurkan rumah seluas 120 meter persegi milik keluarga Al-Shuruti.

Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok yang berpusat di Ramallah memantau pelaksanaan 79 operasi pembongkaran oleh otoritas pendudukan penjajah Israel selama bulan Februari yang memengaruhi 156 fasilitas, termasuk 109 rumah berpenghuni, 5 rumah tak berpenghuni, dan 34 fasilitas pertanian dan lainnya.

Disebutkan bahwa operasi pembongkaran terkonsentrasi di provinsi Hebron dengan pembongkaran 55 fasilitas, Jenin dengan 26 fasilitas, Yerusalem 19 fasilitas, dan Salfit dengan 15 fasilitas.

Baca Juga:
UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Di sisi lain, untuk kedua kalinya berturut-turut, otoritas pendudukan penjajah Israel mencegah komite pencari fakta Organisasi Buruh Internasional memasuki Palestina untuk menyiapkan laporan tahunannya tentang kondisi pekerja Palestina dan praktik penjajah Israel yang melanggar hak-hak mereka.

Menteri Tenaga Kerja Inas Al-Attari bertemu dengan komite di ibu kota Yordania, Amman, untuk memberitahu mengenai pelanggaran penjajah Israel terhadap pekerja Palestina.

Sementara itu, komite menilai bahwa pencegahan masuknya pekerja Palestina ke wilayah itu adalah pelanggaran terhadap semua hukum dan perjanjian internasional yang menjamin kebebasan bekerja dan bergerak.

Mereka juga mencatat keprihatinan yang mendalam atas semakin banyaknya pelanggaran yang dialami pekerja Palestina.

Baca Juga:
Seorang Warga Penjajah Israel dan 4 Lainnya Terluka dalam Serangan Penusukan di Haifa

Selain itu, pada hari Selasa, 4 Maret 2025, waktu setempat, pasukan penjajah Israel juga menahan sejumlah pemuda di kota Beit Rima, barat laut Ramallah, dan melakukan investigasi lapangan terhadap mereka.

“Pasukan penjajah Israel menyerbu kota itu pagi ini, menahan sejumlah pemuda dan menjadikan mereka sasaran investigasi lapangan di dalam sebuah rumah yang diubah menjadi pos militer,” ujar sumber.

Dia menunjukkan pendudukan penjajah Israel menyita sejumlah uang dan sejumlah kendaraan sipil pada saat konfrontasi meletus di mana peluru tajam, bom suara, dan bom gas beracun ditembakkan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Program pembelajaran jarak jauh UNRWA dilaporkan telah didaftar hampir 260.000 anak dari Jalur Gaza sejak bulan Januari lalu.

2 Warga Sipil Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Rafah Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel menyebabkan 2 warga sipil Palestina tewas di pusat Rafah yang terletak di selatan Jalur Gaza.

Seorang Warga Penjajah Israel dan 4 Lainnya Terluka dalam Serangan Penusukan di Haifa

Dalam serangan penusukan di Haifa di wilayah Palestina yang diduduki, seorang warga penjajah Israel tewas dan 4 lainnya terluka.

Seorang Bayi Palestina Mati Lemas Akibat Gas Air Mata yang Ditembakkan Pasukan Penjajah Israel di Kamp Jenin

Akibat gas air mata yang ditembakkan pasukan penjajah Israel di kamp Jenin, seorang bayi Palestina berusia 3 bulan dilaporkan mati lemas.

Pasukan Penjajah Israel Terus Menghancurkan Properti Pribadi dan Publik di Rafah Meski Ada Gencatan Senjata

Properti pribadi dan publik di Rafah terus dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel meski ada gencatan senjata mulai Januari lalu.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;