Tajuk: Dinas TPHP Parigi Moutong Dalam Zona Darurat Pungli

  • Muhammad Azmi
  • 4 Maret 2025 21:10 WIB

Parigi moutong, gemasulawesi – Tidak hanya penyerahan bantuan Alsintan jenis Combine, bahkan sejumlah bantuan lainnya asal dinas TPHP Kabupaten Parigi moutong untuk petani juga disinyalir juga ada praktek Pungutan liar di dalamnya.

Lemahnya sistem pengawasan pada penyaluran bantuan terhadap Kelompok tani menjadi salah satu penyebab rentan terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh oknum pejabat yang berniat memperkaya diri.

Penelusuran tim media gemasulawesi.com praktek pungli terhadap penyerahan bantuan dalam bentuk hibah peralatan jenis Alsintan dan bantuan lainnya telah menjadi rahasia umum di kalangan petani.

Setidaknya ada sejumlah modus terindikasi dilakukan oleh sejumlah pihak dalam memuluskan aksi Punglinya dalam menyalurkan bantuan bersifat hibah peralatan, pupuk, bibit serta bantuan lainnya.

Baca Juga:
Plt Kadis TPHP Parigi Moutong Akan Cek Kebenaran Isu Pungli Terhadap Poktan Penerima Alsintan Combine

Modus pembentukan kelompok yang sebelumnya tidak ada menggantikan kelompok yang awalnya telah didaftarkan sebagai penerima adalah hal yang paling sering dilakukan.

Langkah itu disinyalir dilakukan untuk mengeliminasi kelompok tani yang dinilai tidak bisa diajak untuk berkompromi.

Akibatnya, penyaluran hibah bantuan tidak tepat sasaran, dimana akhirnya bukannya petani malah tengkulak mendapatkan bantuan, petani terpaksa membayar sewa jika ingin menggunakan bantuan Alsintan.

Kuat dugaan dalam modus pungli ini ada peran besar tengkulak sebagai pemodal dalam merealisasikan setoran ke oknum pejabat.

Baca Juga:
Dugaan Pungli Penyaluran Bantuan Alsintan Dinas TPHP Parigi Moutong Disebut Libatkan Oknum Pejabat

Selain tengkulak kadang bantuan  hanya menyasar pada petrani yang memiliki kemampuan secara finansial saja walaupun sudah pernah menjadi penerima bantuan sebelumnya.

Mengingat bantuan Alsintan bernilai ratusan juta rupiah sehingga kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Modus lainnya adalah dengan menjanjikan akan memberikan bantuan jika memberikan setoran sejumlah dana di awal.

Indikator lain yang ditemukan oleh tim media gemasulawesi.com adalah banyaknya jumlah bantuan hanya berkutat pada daerah tertentu saja penyebarannya.

Baca Juga:
Blunder Putusan PTTUN Terkait Amrullah, Sukses Antar Pilkada Parigi Moutong Menuju PSU

Tidak hanya sampai disitu, pada sejumlah kasus ditemukan indikasi penerimanya hanya berputar pada orang tertentu atau yang sama dengan hanya merubah nama kelompok.

Berkaitan dengan persoalan ini pihak Dinas TPHP sendiri hingga saat ini enggan memperlihatkan daftar nama kelompok penerima bantuan atau hibah.

Ketimpangan dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Parigi moutong bukan tanpa alasan.

Kondisi ini sangat memprihatinkan, bantuan yang seharusnya bisa meningkatkan penghasilan sektor pertanian akhirnya hanya menjadi ladang Pungli bagi oknum tertentu.

Sayangnya, sejumlah kelompok tani yang coba dimintai keterangan mengaku takut untuk berbicara berkaitan dengan hal tersebut.

Lemahnya sistem pengawasan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Parigi moutong menjadi salah satu penyebab fatal terjadinya penyimpangan.

Kemungkinan bahkan, sektor lainnya yang juga berkaitan dengan bantuan atau hibah ke warga juga disalah gunakan.

Bahkan persoalan ini juga selalu lolos dari pantauan APH maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Padahal berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, berkaitan dengan bantuan Alsintan pernah menjadi perhatian pihak APH, sejumlah pejabat sempat dipanggil untuk dimintai keterangan.

Sayangnya, hingga saat ini tidak ada tindaklanjut yang jelas berkaitan dengan pemanggilan  dan pemeriksaan yang dilakukan oleh APH saat itu. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Blunder Putusan PTTUN Terkait Amrullah, Sukses Antar Pilkada Parigi Moutong Menuju PSU

Putusan Mahkamah kontitusi menganulir putusan PTTUN yang meloloskan H Amrullah Almahdaly sebagai kandidat Bupati di Parigi moutong.

Janggal Klaim RSUD Anuntaloko Dalam Dana Bansosda Senilai Rp12 Miliar

Janggal klaim RSUD Anuntaloko dalam klaim Bansosda senilai puluhan miliar diduga berpotensi merugikan daerah miliar rupiah.

Pilih Sewa atau Beli Kendaraan Dinas? Salah Hitung Rugi Banyak

Opsi sewa mobil untuk kendaraan dinas di Kabupaten Parigi moutong tidak memberikan dampak pada efisiensi anggaran.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;