Perusahaan AI Perplexity Ingin Membeli TikTok, Bertujuan Menyediakan Konten Bebas Manipulasi

Platform video pendek, TikTok
Platform video pendek, TikTok Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Menjelang tenggat waktu 5 April bagi ByteDance untuk menjual TikTok ke perusahaan Amerika Serikat, perusahaan AI startup Perplexity sekali lagi mengajukan diri sebagai calon pembeli.

"Seluruh masyarakat diuntungkan ketika konten terbebas dari manipulasi pemerintah asing dan monopoli globalis," kata mereka.

Perplexity tidak mengumumkan dari mana pendanaan akan berasal untuk akuisisi tersebut.

Startup tersebut berupaya mengumpulkan dana dengan valuasi 18 miliar Dolar, Reuters melaporkan, tetapi operasi TikTok di AS telah dinilai hingga 50 Dolar miliar oleh analis Bloomberg.

Meskipun demikian, Perplexity berpendapat dalam sebuah postingan blog bahwa mereka "diposisikan secara unik untuk membangun kembali algoritma TikTok tanpa menciptakan monopoli."

Dilansir dari PC Mag, di antara ide-idenya adalah memperluas kutipan Perplexity ke video TikTok, "memudahkan pengguna untuk memeriksa kebenaran informasi secara real time saat mereka menonton video."

Perusahaan itu juga mengatakan "menggabungkan mesin penjawab Perplexity dengan pustaka video TikTok yang luas akan memungkinkan kami membangun pengalaman pencarian terbaik di dunia, menyediakan jawaban yang dicari pengguna TikTok dan Perplexity, di mana saja, kapan saja, apa pun medianya."

Perusahaan startup AI itu menghadapi persaingan yang sangat ketat.

Sebuah kelompok yang dipimpin oleh Frank McCourt, mantan pemilik Los Angeles Dodgers, telah mengusulkan rencana untuk mengubah TikTok menjadi blockchain, atas nama membebaskan data pengguna.

Pada bulan Januari, dilaporkan bahwa pemerintahan Trump sedang mengerjakan kesepakatan di mana Oracle dan sekelompok investor akan mengakuisisi mayoritas perusahaan.

Sementara itu, pemilik TikTok saat ini, ByteDance yang berbasis di Tiongkok, akan mempertahankan saham minoritas.

Oracle akan bertanggung jawab untuk mengumpulkan data tentang pengguna AS dan algoritma aplikasi, serta pembaruan perangkat lunak.

Pengusaha Wyoming Reid Rasner juga mengatakan bahwa ia mengajukan tawaran sebesar 47,45 miliar Dolar.

Namun, Perplexity mengatakan bahwa pembelian oleh investor dapat membuat ByteDance "tetap mengendalikan algoritma", sementara pembelian apa pun oleh pesaingnya kemungkinan akan menciptakan "monopoli dalam ruang video dan informasi berdurasi pendek."

Pemilik X, Elon Musk, sempat dikabarkan tertarik untuk mengakuisisi perusahaan tersebut, meskipun rumor ini dibantah keras oleh Musk dan ByteDance.

Perplexity mengajukan tawaran serupa untuk TikTok pada bulan Januari menjelang batas waktu divestasi awal 19 Januari 2025.

Ketika ia menjabat, Donald Trump menunda batas waktu tersebut selama 75 hari melalui perintah eksekutif.

Awal minggu ini, Wakil Presiden JD Vance menyatakan keyakinannya tentang peluang kesepakatan ditandatangani tepat waktu untuk batas waktu tersebut. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Huawei Mengumumkan Smart Screen S6 Pro, TV dengan Desain Hampir tanpa Bingkai dan Refresh Rate hingga 288 Hz!

Huawei meluncurkan Smart Screen S6 Pro baru, TV yang ramping dan bertenaga, dengan rasio layar-ke-bodi 99 persen dan refresh rate 288 Hz

Headset VR Terkecil Baru Menjadi Pusat Perhatian: Perkenalkan Bigscreen Beyond 2! Berikut Detail tentang Perangkat Ini

Bigscreen meluncurkan Beyond 2, headset VR terkecil yang penah ada, dengan kemampuan yang menyaingi beberapa pesaingnya

Laporan Baru tentang iPhone yang Dapat Dilipat Mengungkapkan Detail Penting: Berikut Ini Informasi yang Diketahui

Rumor baru tentang iPhone lipat telah muncul, mengklaim bahwa perangkat itu akan lebih tipis dengan masa pakai baterai yang ebih besar

OpenAI Kembali Digugat Atas Penyebaran Informasi Palsu setelah ChatGPT Lakukan Kesalahan Besar, Inilah Detail Kasusnya

Seorang pria mengajukan gugatan terhadap ChatGPT, karena chatbot tersebut mengklaim pria itu telah membunuh anak-anaknya

Vivo iQOO Z10 5G Akan Diluncurkan pada Bulan April dengan Baterai Besar dan Prosesor yang Cepat

Ponsel pintar iQOO Z10 5G dari Vivo diperkirakan akan hadir di pasaran pada bulan April, dan inilah spesifikasinya

Berita Terkini

wave

Gaji Aparat Desa Macet, Legislator Moh Fadli Soroti Ketimpangan Program Nasional

Mohamad Fadli soroti macetnya gaji aparat desa & ketimpangan program Makan Bergizi Gratis di Desa Sigenti. Legislator PKS desak solusi cepat

Reses di Jonokalora, Legislator H. Sami Soroti Kerusakan Masjid hingga Teror Sapi Liar

Anggota DPRD Parigi Moutong H. Sami janji kucurkan dana Pokir untuk renovasi masjid dan bantuan bibit durian guna dongkrak ekonomi warga.

Warga Ambesia Induk Tagih Ambulans dan Listrik Saat Reses Anggota DPRD Parimo

Legislator PKS Irawati gelar reses perdana di Ambesia Induk. Warga tagih ambulans, listrik, dan air bersih yang bertahun-tahun terabaikan.

Warga Sibalago Tagih Janji Huntap dan Perbaikan Jalan ke DPRD Parigi Moutong

Warga Desa Sibalago tagih janji Hunian Tetap dan perbaikan jalan saat reses Anggota DPRD Parigi Moutong. Rusno A.h T janji kawal anggaran.

Legislator Mustakim Kono Tegaskan Tak Ada Penggusuran Warga di Proyek Smelter

Ketua Fraksi Golkar Parimo, Mustakim Kono, bantah isu relokasi warga Siniu akibat smelter. Ia siap kawal aspirasi air bersih hingga listrik.


See All
; ;