Megawati Singgung Zaman Orde Baru, PAN Sebut Demokrasi Saat Ini Sudah Berjalan dengan Peningkatan yang Baik

<p>Ket. Foto : PAN Nyatakan Demokrasi Sekarang Ini Telah Jauh Lebih Baik<br />
(Foto/Pinterest/@Layladdly22)</p>
Ket. Foto : PAN Nyatakan Demokrasi Sekarang Ini Telah Jauh Lebih Baik (Foto/Pinterest/@Layladdly22)

Nasional, gemasulawesi – Beberapa waktu yang lalu, Megawati Soekarnoputri menyatakan jika ada pihak yang mau berkuasa mau bertindak seperti zaman Orde Baru yang menuai tanggapan dari berbagai pihak, termasuk PAN.

PAN menyebutkan jika menurut pihaknya pemerintah saat ini dilahirkan dari reformasi yang telah melakukan koreksi dari rezim sebelumnya.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyampaikan jika praktik korupsi dan nepotisme di masa lalu menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia.

Baca: Prabowo dan Gibran Absen Kampanye Hari Pertama, TKN Sebut Merupakan Strategi yang Sengaja Diambil

“Indonesia tidak boleh kembali ke masa-masa itu yang telah kita semua lewati,” katanya.

Menurut Viva, saat ini demokrasi telah berjalan dengan peningkatan yang lebih baik dari sebelumnya.

“Sehingga jika ada yang menyebutkan pemerintahan sekarang ini otoriter, maka itu adalah sesuatu yang berlebih dan juga tidak masuk akal,” katanya.

Baca: Megawati Singgung Orde Baru, Partai Demokrat Ungkap Memahami Kekhawatirannya

Viva menegaskan mekanisme demokrasi saat ini tidak ada yang tertutup dimana semua orang bebas berpendapat dan juga berpikir kritis.

“Tidak ada intimidasi yang dilakukan oleh kekuasaan,” ujarnya.

Viva Yoga Mauladi menambahkan jika alat kontrol yang ada saat ini juga semakin beragam, yang salah satunya adalah media sosial.

Baca: Kampanye Dimulai, Cak Imin Sebut Seluruh Daerah di Jawa Timur Target Perolehan Suara

“Keberadaan media sosial juga dapat menjadi alat kontrol dan pengawas kebijakan kekuasaan,” tekannya.

Viva lantas mengajak semua pihak untuk fokus pada jual ide ataupun gagasan.

“Kita semua tidak menginginkan adanya framing dan diksi negatif, jangan menjualnya,” tegasnya.

Baca: Diperiksa Besok, Pengacara Sebut Syahrul Yasin Limpo Akan Berikan Penjelasan tentang Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Viva menilai jika pemerintah saat ini tidak mau menjadi seperti rezim Orde Lama ataupun Orde Baru seperti yang pernah dialami oleh rakyat Indonesia dahulu.

“Tetapi era reformasi ini akan diwarnai dengan nilai-nilai demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, toleransi dan juga nilai keadaban,” ucapnya.

Di pihak lain, Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, menjelaskan maksud dari pernyataan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Baca: Bagikan Makan Siang dan Susu Gratis Saat Hari Pertama Kampanye, Kubu Prabowo serta Gibran Sebut Akan Dilakukan Merata di Indonesia

Hasto membeberkan contoh yang sederhana adalah lembaga yudikatif seperti Mahkamah Konstitusi saja dapat diintervensi oleh kekuasaan.

“Sehingga ada proses yang jelas tidak tepat melalui campur tangan paman Gibran,” imbuhnya.

Hasto menerangkan jika kejadian tersebut yang dimaksudkan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai kekuasaan yang menindas.

Baca: Resmi Memulai Kampanye, Anies Baswedan Lakukan Doa Bersama dan Sungkem Ibunda Terlebih Dahulu

Hasto mengajak seluruh partai politik yang ikut dalam Pemilu 2024 agar berpolitik dengan baik dan juga jujur. (*/Mey)

 

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Prabowo dan Gibran Absen Kampanye Hari Pertama, TKN Sebut Merupakan Strategi yang Sengaja Diambil

Ketua TKN Rosan Roeslani menyebutkan absennya Prabowo dan Gibran di hari pertama kampanye adalah strategi yang sengaja diambil.

Megawati Singgung Orde Baru, Partai Demokrat Ungkap Memahami Kekhawatirannya

Kemarin, Kamhar Lakumani selaku perwakilan Partai Demokrat menyatakan memahami kekhawatiran dari Megawati Soekarnoputri.

Kampanye Dimulai, Cak Imin Sebut Seluruh Daerah di Jawa Timur Target Perolehan Suara

Kemarin, Cak Imin menyatakan jika seluruh daerah yang ada di Jawa Timur merupakan target perolehan suaranya di pemilu 2024.

Diperiksa Besok, Pengacara Sebut Syahrul Yasin Limpo Akan Berikan Penjelasan tentang Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Pengacara Syahrul Yasin Limpo, Djamaludin Koedoeboen, menyebutkan kliennya akan kembali diperiksa besok, 29 November 2023.

Bagikan Makan Siang dan Susu Gratis Saat Hari Pertama Kampanye, Kubu Prabowo serta Gibran Sebut Akan Dilakukan Merata di Indonesia

Kubu Prabowo dan Gibran menyatakan kampanye pembagian makan siang dan susu gratis akan dilakukan secara merata di Indonesia.

Berita Terkini

wave

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.

Sodorkan Kontrak Komitmen, Candra Setiawan Bidik Kursi Ketua PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan sodorkan kontrak komitmen satu periode saat UKK calon Ketua DPC PKB Parigi Moutong. Ia bersaing ketat dengan tiga kader lain

Alarm Digital AMSI, Celah cPanel Menganga, Redaksi Diminta Audit Server Segera

AMSI ingatkan bahaya otomatisasi serangan AI pasca temuan celah cPanel. Segera update patch, aktifkan 2FA, dan audit server media Anda sekar


See All
; ;