Ikrar Cabup Nizar Rahmatu, Tidak Ada Lagi Warga Parigi Moutong Meregang Nyawa Akibat Rumitnya Sistem Pelayanan Kesehatan

Ket Foto: Calon Bupati Parigi Moutong, M. Nizar Rahmatu
Ket Foto: Calon Bupati Parigi Moutong, M. Nizar Rahmatu Source: (Foto/Dokumentasi Pribadi)

Parigi moutong, gemasulawesi - Rumitnya pelayanan berbasis Kesehatan di Kabupaten Parigi moutong mendapatkan perhatian tersendiri dari pasangan Calon Kepala daerah (Cakada) Nizar Rahmatu-Ardi.

Menurutnya, jika masalah mendasar seperti Kesehatan masih dibuat rumit dalam praktek pelayanannya kepada Masyarakat kecil maka perlu terobosan berani dilakukan oleh seorang pemimpin dalam membuat kebijakan.

“Seorang pemimpin harus memiliki keberanian dalam mengambil tindakan, kita pangkas persoalan birokrasi yang mempersulit jalannya pelayanan terhadap masyarakat Parigi moutong, utamanya sektor kesehatan dan Pendidikan, itu Ikrar kami,” tegasnya.

Baca Juga:
Digempur Isu Negatif dan Fitnah, Nizar Rahmatu Berterima Kasih Dikampanyekan Gratis Lawan Politik

Hal tersebut diungkapkan, Calon Bupati Nizar Rahmatu dalam sesi tatap muka dengan warga Kecamatan Mepanga beberapa waktu lalu.

Menurutnya, untuk menampung aspirasi dan mengetahui secara langsung kondisi Masyarakat Parigi moutong Nizar Rahmatu-Ardi akan membuat program Bupati ngantor di Desa atau Bunga Desa.

“Jika Insya Allah kami diberikan kepercayaan oleh Allah terpilih, setelah dilantik langkah pertama yang akan dilakukan adalah Kita akan mulai dari Kecamatan yang terjauh dari ibu kota Kabupaten, wilayah TTM akan menjadi Lokasi pertama yang akan kita kunjungi,” ungkapnya.

Baca Juga:
Sebut Tidak Akan Jadikan Ardi Kadir Ban Serep, Nizar Rahmatu Berkomitmen Berbagi Kewenangan Mengurus Pemerintahan

Sementara itu saat berada di Kotaraya, Nizar Rahmatu dengan fasih sempat berbicara menggunakan Bahasa jawa di hadapan warga kotaraya yang diketahui didominasi suku jawa.

Ternyata usut punya usut, Nizar Rahmatu sempat mengenyam Pendidikan tingkat SMP di Kotaraya di tahun 80-an.

“Soal tradisi dan soal budaya Jawa Insya Allah saya juga memahami dengan baik dan tidak asing dengan itu,” tuturnya. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Padahal Baru Bebas dari Penjara, Pria di Jakarta Pusat Kembali Terlibat dalam Aksi Pencurian Motor, Ini Sosoknya

Pria pencuri motor residivis, berhasil ditangkap setelah aksi menegangkan di Jakarta. Simak selengkapnya!

Aksi Kejar-kejaran Pengendara Mobil di Solo Usai Tabrak Lari Hingga Berujung Diamuk Massa Viral

Aksi nekat sopir Livina menabrak yang pengguna jalan hingga membuat panik di Solo, berujung dihajar massa

Viral! Penyegelan Puluhan Makam Berlogo Pengadilan Negeri Bikin Resah, PN Indramayu Beri Klarifikasi Mengejutkan

Makam di Indramayu disegel, video pun viral dan bikin heboh. Pengadilan nekat melapor polisi untuk menyelidiki.

Aksi Pencurian Besi Rel Kereta Api Terbongkar! PT KAI Alami Kerugian Rp513 Juta, Tersangka Ditangkap

Polda Jabar berhasil menangkap komplotan pencuri besi rel kereta api, kerugian PT KAI mencapai Rp513 juta.

Kecelakaan Maut di Jakarta Barat! Pengendara Motor Tewas Usai Tertabrak Minibus, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pengendara motor tewas setelah kecelakaan dengan minibus di Jakarta Barat. Polisi selidiki penyebab kecelakaan tragis ini.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;