Digerebek! Polisi Bongkar Pusat Peredaran Narkoba di Palembang, Delapan Tersangka Ditangkap dengan Barang Bukti Ini

Polisi amankan delapan orang dalam penggerebekan "Kampung Narkoba" Palembang, barang bukti sabu dan ekstasi disita.
Polisi amankan delapan orang dalam penggerebekan "Kampung Narkoba" Palembang, barang bukti sabu dan ekstasi disita. Source: Foto/Pixabay

Palembang, gemasulawesi - Polisi berhasil menggerebek "Kampung Narkoba" di Lorong Keramat, Kelurahan 5 Ulu, Palembang, yang terkenal sebagai pusat peredaran narkotika. 

Penggerebekan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Satresnarkoba Polrestabes Palembang dan Ditresnarkoba Polda Sumsel, dipimpin langsung oleh Wadir Ditresnarkoba Polda Sumsel AKBP Harisandi dan Kasat Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal Manalu.

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan delapan pria yang diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut. 

Tidak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti berupa dua paket sabu dengan berat 1,85 gram dan delapan butir ekstasi berwarna kuning.

Baca Juga:
Dugaan Skandal Hubungan Terlarang Libatkan Oknum Kaban dengan Sekban Serta Kontraktor di Parigi Moutong Jadi Pergunjingan

Barang-barang tersebut menjadi bukti kuat bahwa kawasan ini memang telah lama menjadi pusat peredaran narkoba di Palembang.

AKBP Harisandi menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang menyatakan bahwa lokasi tersebut telah lama menjadi sarang peredaran narkoba. 

“Jadi kami langsung melakukan penyelidikan dan memetakan akses masuk ke lokasi tersebut setelah mendapatkan informasi itu. Tim kami dibagi menjadi dua, sebagian melalui jalur darat dan sebagian lagi menyusuri jalur sungai,” ujar AKBP Harisandi pada Senin, 11 November 2024.

Pembagian ini dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut dapat dikepung dengan ketat sehingga meminimalisir kemungkinan pelaku melarikan diri.

Baca Juga:
Polda Sulteng Tingkatkan Cooling System Menjelang Voting Day Pilkada 2024

Lebih lanjut, AKBP Harisandi menambahkan bahwa penggerebekan ini juga merupakan bagian dari arahan dalam program 100 hari kerja Presiden Prabowo, di samping instruksi langsung dari Kapolda Sumsel dan Kapolrestabes Palembang. 

Penindakan tegas seperti ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumatera Selatan, khususnya di wilayah Palembang yang dikenal rawan peredaran narkoba.

Saat ini, delapan orang yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan mendalam untuk mengetahui lebih jauh jaringan peredaran narkoba yang mungkin beroperasi di belakang mereka. 

“Saat ini, delapan orang yang kami amankan masih dalam proses pengembangan. Nantinya pemeriksaan lebih lanjut akan dilaksanakan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar,” terangnya. Pemeriksaan ini diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan untuk mendapatkan informasi lebih rinci mengenai alur distribusi narkoba yang ada.

Baca Juga:
KPU Kendari Temukan Sebanyak 373 Lembar Surat Suara Pillkada 2024 Rusak setelah Dilakukan Sortir dan Pelipatan

Tidak hanya sampai di situ, ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya bandar besar yang beroperasi di kawasan tersebut, AKBP Harisandi menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini. 

“Ini baru tahap awal. Pengembangan akan terus dilakukan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba di kawasan tersebut,” jelasnya lebih lanjut.

Polisi akan terus melakukan operasi serupa di wilayah lain yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di Palembang. 

Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan ini memang sering menjadi sorotan karena sering disebut sebagai pusat transaksi narkotika. 

Baca Juga:
Penahanan Ditangguhkan, Begini Momen Gunawan Sadbor Bebas dari Penjara dan Kembali ke Keluarga, Disambut Puluhan Warga

Dengan adanya penggerebekan ini, diharapkan masyarakat di sekitar Lorong Keramat, maupun kawasan lainnya, dapat merasa lebih aman dan terbebas dari ancaman narkoba. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Polda Sulteng Tingkatkan Cooling System Menjelang Voting Day Pilkada 2024

Sistem pendinginan situasi atau cooling system ditingkatkan oleh Polda Sulawesi Tengah menjelang voting day Pilkada tahun 2024.

KPU Palu Tingkatkan Kapasitas KPPS untuk Wujudkan Penyelenggaraan Pilkada yang Berkualitas

Kapasitas KPPS ditingkatkan oleh KPU Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas.

KPU Kendari Temukan Sebanyak 373 Lembar Surat Suara Pillkada 2024 Rusak setelah Dilakukan Sortir dan Pelipatan

Sebanyak 373 lembar surat suara untuk Pilkada 2024 ditemukan rusak oleh KPU Kendari setelah dilakukan penyortiran dan juga pelipatan.

Penahanan Ditangguhkan, Begini Momen Gunawan Sadbor Bebas dari Penjara dan Kembali ke Keluarga, Disambut Puluhan Warga

Penahanan tersangka kasus judol Gunawan Sadbor ditangguhkan Polisi, Gunawan pun kembali ke kampung dan bertemu keluarga serta warga setempat

Kodim Kabupaten Pasangkayu Laksanakan Patroli Malam Jelang Pelaksanaan Pilkada 2024

Patroli malam menjelang pelaksanaan Pilkada tahun 2024 dilaksanakan oleh Kodim 1427 Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;