Aksi Pencurian Kotak Amal Masjid Makassar Terekam CCTV

<p>Ket Foto: Pelaku pencurian kotak amal masjid Muawanah di Kota Makassar terekam cctv (Foto/Screenshoot video)</p>
Ket Foto: Pelaku pencurian kotak amal masjid Muawanah di Kota Makassar terekam cctv (Foto/Screenshoot video)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Aksi pencurian kotak amal di Masjid Al Muawanah, kantor Dinas Sosial, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar terekam kamera pengintai atau CCTV.

Hal itu diungkapkan pengurus Masjid Muawanah, Muhammad Hendri kepada wartawan, Kamis 27 Oktober 2022.

“Pencurinya satu orang masuk masjid dengan celana pendek dan baju putih, kemudian langsung mengambil peti masjid dan menutupinya dengan sarung,” ucap Muhammad Hendri.

Berdasarkan dari rekaman CCTV, pelaku memasuki masjid langsung dengan motor.

Tersangka kemudian keluar dengan membawa kotak amal. Saat itu pintu masjid tidak ditutup karena ada yang menginap.

“Saya heran dari mana dia tahu kalau pintunya tidak dikunci? Biasanya dikunci pada malam hari, tetapi karena ada mahasiswa menginap, kami kasihan, jadi mereka dikasih menginap,” katanya.

Baca: Diduga Edarkan Narkoba, Dua Satpol PP Sulsel Dibekuk Polisi

Pencurian kotak amal terjadi pada Selasa 18 Oktober 2022 pagi sekitar pukul 03.15 WIB dan terekam CCTV. Kotak amal masjid diperkirakan berisi uang sekitar Rp 500 ribuan.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Rappocini untuk dilakukan penyelidikan dan barang bukti dari video rekaman CCTV juga diamankan untuk proses pengembangan identifikasi pelaku.

“Kami melaporkan pencurian kotak amal ke polisi Rappocini,” imbuhnya.

Sejauh ini, tim investigasi masih menyelidiki dan mengembangkan insiden tersebut karena wajah pencuri terekam di CCTV. (*/Ikh)

Baca: Temuan Tengkorak Manusia di Kendari, Polisi Ungkap Identitas Mayat

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Editor: Muhammad Ikhsan

...

Artikel Terkait

wave

Diduga Edarkan Narkoba, Dua Satpol PP Sulsel Dibekuk Polisi

(Satpol PP), yang bertugas berjaga di pintu timur kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil dibekuk polisi.

Beri Perlawanan, Demonstran di Poboya Gunakan Bom Molotov

Beri perlawan demonstran di Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah gunakan bom molotov bentrok dengan polisi yang terjadi

Insiden Penganiayaan Atlet Dayung, Bupati Sinjai Minta Maaf

Insiden penganiayaan atlet pendayung dari Kabupaten Selayar, setelah pertandingan di cabang olahraga dayung pekan Olahraga Provinsi (Porprov)

Cegah Stunting, Remaja Putri di Palu Minum Tablet Tambah Darah

Cegah stunting, remaja putri di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, minum tablet tambah darah guna menjaga hemoglobin tetap stabil, melalui

Asah Kemampuan Personel, SAR Palu Gelar Latihan Dalam Air

Asah kemampuan personel, Kantor Pencarairan dan Pertolongan (SAR) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, gelar pelatihan dan pertolongan

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;