Mulai Dilaksanakan Awal 2021, Bupati Sebut Upland Project Kabupaten Gorontalo Akan Ada Perpanjangan hingga 2026

Ket. Foto: Disebutkan Bupati Gorontalo, Upland Project Kabupaten Gorontalo Akan Ada Perpanjangan hingga Tahun 2026 Source: (Foto/ANTARA/Adiwinata Solihin)

Kabupaten Gorontalo, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menunjang Upland Project yang adalah program dari Kementerian Pertanian, yang bersumber dari Islamic Development Bank atau IsDB dan IFAD atau International Fund of Agriculture Development.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, dalam keterangannya pada tanggal 7 Juli 2024, menerangkan Upland Project Kabupaten Gorontalo telah direncanakan sejak lama dan mulai dilaksanakan pada awal tahun 2021 lalu hingga tahun 2024.

Nelson Pomalingo mengatakan Upland Project Kabupaten Gorontalo akan ada perpanjangan hingga tahun 2026.

Baca Juga:
Khususnya di Wilayah Pedesaan, LP2M UIN Datokarama Palu Sebut Pemberdayaan Perempuan Harus Lebih Dioptimalkan

Program itu juga terbagi atas 2 kegiatan, yang terdiri dari penyediaan sarana produksi pertanian, pengadaan alat dan juga mesin pertanian, pembangunan infrastruktur pertanian, akses keuangan mikro dan pembangunan irigasi pertanian.

Dia menambahkan upaya yang dilakukan untuk program ini, yakni pelatihan dan pengembangan SDM atau sumber daya manusia, tata kelola pemasaran hasil pertanian, tata kelola kelembagaan pertanian dan juga kegiatan yang lainnya,

“Program tersebut adalah kegiatan yang dilakukan pengelolaannya dengan menggunakan dana daerah atau APBD Kabupaten Gorontalo, yang nantinya akan dikembalikan oleh pemerintah pusat sesuai dengan NPHD atau Naskah Perjanjian Hibah Daerah,” katanya.

Baca Juga:
Proyek Tender Hingga Pengadaan Langsung Disebut Dikuasai Kontraktor Luar, Akibatkan Puluhan Perusahaan Lokal Parigi Moutong Gulung Tikar

Dikutip dari Antara, Nelson menuturkan bahwa dana Upland Project bersumber dari dana hibah, maka sepatutnya untuk merencanakan, mempergunakan dan juga mengelola dana itu dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, telah melakukan pelatihan yang berkaitan dengan literasi keuangan dan juga terkait pengelolaan pemeliharaan infrastruktur pertanian untuk kelompok tani, penerima program, fasilitator desa, pengelola koperasi, penyuluh pertanian dan yang lainnya.

“Infrastruktur pertanian yang baik adalah komponen penting dalam meningkatkan produksi dan juga distribusi pangan di suatu negara,” ujarnya.

Baca Juga:
Menyusuri Trend Proyek Gagal Tender di Parigi Moutong, Diduga Akibat Pemenang Bukan Perusahaan yang Diarahkan

Dia menambahkan akses dan pusat distribusi yang baik sangat penting dalam mengurangi kerugian pasca panen.

“Salah satu tujuan utama dari pengadaan infrastruktur pertanian dalam Upland Project adalah strategi pengembangan infrastruktur dan juga peningkatan aksesibilitas,” pungkasnya. (Antara)

Bagikan:

Artikel Terkait

Berita Terkini