Proyek Tender Hingga Pengadaan Langsung Disebut Dikuasai Kontraktor Luar, Akibatkan Puluhan Perusahaan Lokal Parigi Moutong Gulung Tikar

Kontraktor lokal Parigi moutong, sekaligus ketua DPD Front Pemuda Kaili Kabupaten Parigi moutong
Kontraktor lokal Parigi moutong, sekaligus ketua DPD Front Pemuda Kaili Kabupaten Parigi moutong Source: Foto/gemasulawesi/Abdul Main

Parigi moutong, gemasulawesi – Puluhan perusahaan milik kontraktor lokal di Kabupaten Parigi moutong gulung tikar akibat ratusan paket proyek dari pengadaan yang bersifat pengadaan langsung hingga tender didominasi oleh Perusahaan milik kontraktor luar daerah.

Penelusuran media online gemasulawesi.com diketahui sebelumnya Perusahaan aktif di Kabupaten Parigi moutong kurang lebih 150 perusahaan.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah kontraktor lokal yang ditemui media ini saat ini Perusahaan aktif hanya sekitar itu kurang lebih 50-60 perusahaan kontruksi.

Sebagian ada yang tidak lagi menggunakan sub bidang kontruksi dan sementara puluhan Perusahaan lainnya memilih untuk mematikan atau menutup perusahaannya.

Baca Juga:
Lakukan Peninjauan Lapangan di DAS Desa Olaya Parigi Moutong, TKPSDA Sulawesi Tengah Rekomendasikan Penghentian Penambangan Tanpa Izin

Pantauan media ini pada laman website LPSE Kabupaten Parigi moutong, dari semua pengadaan langsung yang ada pada sejumlah dinas rata-rata didominasi dari perusahaan milik kontraktor luar daerah.

Arifin Lamalindu salah seorang kontraktor asal Parigi moutong diwawancara gemasulawesi mengatakan, perlu intervensi langsung dari pemerintah daerah untuk memporsikan secara merata pekerjaan kepada pengusaha lokal.

“Kondisi ini bisa terjadi jika dari sisi kebijakan memang pemerintah daerah tidak pro kepada pengusaha lokal. Jangan mentang-mentang lebih dekat secara emosional dengan pengusaha luar daerah serta merta pejabat di Parigi moutong mengabaikan hak-hak kontraktor lokal,” tegasnya.

Baca Juga:
Selama 20 Hari, Kejari Palu Menahan Tersangka Kasus Tindak Pidana Korupsi Alat Kesehatan RS Madani di Rutan Kelas IIA

Persoalan perusahaan yang dimatikan menurutnya itu akan terjadi karena tidak mampu lagi memperpanjang izin.

“Memperpanjang izin itu butuh dana puluhan juta, kisaran 20-30 jutaan, kalau kita tidak dapat pekerjaan dalam satu tahun bagaimana cara memperpanjangnya? Mungkin Pemda memang menginginkan itu terjadi. Supaya lebih bebas pakai perusahaan luar daerah,” sindirnya. (fan)

...

Artikel Terkait

wave
Ancam Pegawai dengan Golok! Detik-Detik Perampokan Gerai BRILink di Lampung Timur Ini Viral di Media Sosial, Gasak Uang Rp12,5 Juta

Perampok bertopeng dan mengenakan jas hujan hitam beraksi di kios BRI-Link di Lampung Timur, uang sebesar Rp12,5 juta raib.

Tangis SYL Pecah Saat Bacakan Pledoi, Tetap Bersikeras Sebut Dirinya Tak Bersalah hingga Bongkar Bukti Video saat Bersama Presiden Jokowi

Tangis Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) pecah saat bacakan pleidoi (nota pembelaan), minta dibebaskan dan nangis saat ceritakan hal ini.

Mengejutkan! Heboh Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Hutan RPH Sumber Gondang Nganjuk, Polisi Lakukan Olah TKP

Warga Desa Perning, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat wanita muda di hutan.

Terekam Kamera CCTV, Viral Aksi Maling Curi Sound System Milik Masjid Baitul Makmur di Desa Kabat Banyuwangi Dini Hari, Polisi Buru Pelaku

Seorang pencuri terlihat dalam rekaman CCTV mengambil sound system dari Masjid Baitul Makmur di Kabat, Banyuwangi.

Tak Kuat Menahan Tekanan Air Usai Hujan Deras, Tebing Tol di Bintaro Jakarta Selatan Longsor, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Viral Detik-detik tebing longsor di exit Tol Veteran Bintaro Jakarta Selatan akibat tidak mampu menahan air setelah hujan deras.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;