Surabaya, gemasulawesi - Terdapat tiga remaja perempuan yang terlibat aksi jambak-jambakan dan pengeroyokan di daerah Balai Kota Surabaya Jalan Jimerto.
Dua remaja tersebut mengeroyok teman-temannya yang sama-sama anak di bawah umur.
Aksi pengeroyokan tersebut dilaporkan ke pihak warga setempat hingga ke satpol PP Surabaya setelah mengetahui aksi pengeroyokan dan jambak-jambakan tersebut.
Sehingga kini aksi dari tiga remaja tersebut sama-sama diamankan oleh pihak satpol PP setelah kejadian tersebut berlangsung.
Sementara untuk kepala satpol PP Surabaya, M. Fikser menanggapi adanya aksi pengeroyokan tersebut dan membenarkan adanya insiden itu.
"Waktu itu terdapat warga yang melintas saat mereka sedang berkelahi, melihat adanya kejadian tersebut warga pun langsung mendatangi kantor kami dan segera melaporkan adanya peristiwa tersebut," sebutnya.
Berdasarkan video yang viral di kanal sosial media tersebut terdapat dua remaja perempuan yang menggunakan kaos berwarna hitam dan sweater abu-abu.
Mereka berseteru dengan satu remaja yang mengenakan kaos berwarna biru tua.
Tak lama kemudian, remaja yang berkaos hitam tersebut menampar remaja yang berkaos berwarna biru tua tersebut, sekaligus ditendang.
Sehingga terjadilah beberapa pukulan yang dialami oleh remaja berkaos biru tua tersebut di bagian kepalanya.
Remaja yang berkaos abu-abu pun ikutan untuk memukul hingga saling menjambak rambut remaja berkaos biru tua tersebut.
Baca Juga:
Kabar Menarik untuk Para Gamer dari Generasi Milenial: The Sims 1 dan 2 Akan Dirilis Kembali
Remaja berkaos biru tua tersebut mengalami pengeroyokan berkali-kali meskipun sudah terjatuh.
Sayangnya dua remaja tersebut terus membabi buta untuk mengeroyok remaja berkaos biru tua tersebut.
Aksi pengeroyokan tersebut terus dilakukan meskipun terdapat beberapa pengendara yang lewat.
Di lokasi tersebut juga terdapat teman laki-laki lainnya yang memvideo aksi para remaja perempuan tersebut.
Sayangnya mereka hanya memvideo, namun tidak berani melerai.
Sehingga terdapat petugas satpol PP yang mendatangi mereka dan melerai aksi pengeroyokan tersebut. (*/Ayu Sisca Irianti)