Parigi moutong, Gemasulawesi - Pendapatan Asli Daerah Parigi Moutong melampaui target. Keberhasilan mendongkrak PAD hingga 106,08 persen jadi modal penting saat total pendapatan daerah meleset.
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas anggaran. "Capaian ini diraih berkat optimalisasi pajak lokal," ujar Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, beberapa waktu lalu.
Total pendapatan daerah hanya terealisasi 94,39 persen. Pemerintah kabupaten mengantongi dana sebesar 1,720 triliun rupiah dari target awal sebesar 1,822 triliun rupiah.
Baca Juga:
Pansus DPRD Temukan Proyek Perpustakaan Parigi Moutong Senilai Rp8,7 Miliar Keropos
Belanja daerah diserap secara hati dan terukur. Penyerapan pos belanja mencapai 1,706 triliun rupiah atau setara dengan 92,22 persen dari alokasi anggaran awal.
Sisa anggaran tahun ini mencatat angka signifikan. Laporan keuangan mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SiLPA daerah terkumpul sebanyak 41,739 miar rupiah.
Fungsi pengawasan legislatif berjalan secara maksimal. "Sinergi eksekutif dan legislatif jadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah," kata pimpinan DPRD Alfreds Tonggiroh, beberapa waktu lalu.
Tata kelola keuangan meraih predikat tertinggi. Badan Pemeriksa Keuangan Sulawesi Tengah menyematkan kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian bagi daerah ini.
Baca Juga:
Dana Silpa Parigi Moutong Tembus Rp41 Miliar, Legislator Sentil Jalan Daerah Masih Hancur
Seluruh organisasi perangkat daerah bekerja kompak. Prestasi WTP ini menjadi bukti nyata adanya transparansi serta akuntabilitas tata kelola keuangan di pemerintahan.
Laporan pertanggungjawaban diserahkan secara resmi. Berkas akuntansi mencakup neraca hingga laporan arus kas kini siap dibahas intensif melalui mekanisme legislasi.
Evaluasi menyeluruh segera dilakukan oleh dewan. "Kami siap membedah rincian anggaran demi memastikan uang daerah memberi dampak nyata bagi warga," tutupnya.