3 Warga Palestina Terluka setelah Diserang Tentara Penjajah Israel di Wilayah Timur Jenin

Ket. Foto: Sebanyak 3 Warga Palestina Terluka di Wilayah Timur Jenin
Ket. Foto: Sebanyak 3 Warga Palestina Terluka di Wilayah Timur Jenin Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – 3 warga Palestina terluka pada tanggal 4 Maret 2025 pagi waktu setempat di wilayah timur kota Jenin setelah diserang oleh tentara penjajah Israel.

Masyarakat Bulan Sabit Merah menyampaikan kru mereka memindahkan 3 warga Palestina setelah tentara penjajah Israel menyerang mereka di wilayah timur kota Jenin.

Pasukan pendudukan penjajah Israel menyerbu lingkungan timur saat fajar hari Selasa disertai dengan buldozer dan kendaraan lapis baja serta mulai mengevakuasi rumah-rumah warga dan menghancurkan infrastruktur lingkungan tersebut.

Pasukan penjajah Israel juga menutup pintu masuk selatan ke Jenin dan tentara dikerahkan dalam jumlah besar di Jalan Nablus, daerah bundaran al-Asfour, serta Jalan Nazareth.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Agresi pendudukan penjajah Israel terhadap kota Jenin dan kampnya memasuki keempat puluh tiga berturut-turut yang sejauh ini telah menewaskan 27 warga Palestina dan meninggalkan puluhan orang terluka di tengah kerusakan besar pada infrastruktur dan properti.

Di sisi lain, seorang pemuda terluka dengan memar setelah pasukan penjajah Israel memukulinya dengan kejam di pintu masuk utara Hebron.

“Seorang pemuda terluka dengan memar dan memar di kepalanya setelah pasukan penjajah Israel yang ditempatkan di Jembatan Halhul di utara Hebron memukulinya serta dia dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan,” ujar sumber Bulan Sabit Merah Palestina.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri penjajah Israel, Gideon Sa’ar menyampaikan pemerintah siap untuk beralih ke tahap kedua perjanjian gencatan senjata yang mencakup penarikan penuh penjajah Israel dari Jalur Gaza dan pembebasan semua tawanan hidup.

Baca Juga:
UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Tetapi dalam pernyataan, dia menyatakan harus ada perjanjian pelepasan tawanan sebelum maju ke tahap ini.

Pernyataan Sa’ar tampaknya bertentangan dengan posisi yang diuraikan beberapa hari lalu oleh Benjamin Netanyahu yang mengatakan penjajah Israel menginginkan perpanjangan 6 minggu dari fase pertama gencatan senjata daripada pindah ke fase dua. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Utara Yerusalem

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di kota Beit Hanina, utara Yerusalem, dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

UNRWA Sebut Hampir 260.000 Anak Gaza Telah Mendaftar dalam Program Pembelajaran Jarak Jauh

Program pembelajaran jarak jauh UNRWA dilaporkan telah didaftar hampir 260.000 anak dari Jalur Gaza sejak bulan Januari lalu.

2 Warga Sipil Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Pusat Rafah Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel menyebabkan 2 warga sipil Palestina tewas di pusat Rafah yang terletak di selatan Jalur Gaza.

Seorang Warga Penjajah Israel dan 4 Lainnya Terluka dalam Serangan Penusukan di Haifa

Dalam serangan penusukan di Haifa di wilayah Palestina yang diduduki, seorang warga penjajah Israel tewas dan 4 lainnya terluka.

Seorang Bayi Palestina Mati Lemas Akibat Gas Air Mata yang Ditembakkan Pasukan Penjajah Israel di Kamp Jenin

Akibat gas air mata yang ditembakkan pasukan penjajah Israel di kamp Jenin, seorang bayi Palestina berusia 3 bulan dilaporkan mati lemas.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;