Otoritas Penjajah Israel Melarang Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina Memasuki Masjid Al-Aqsa selama 6 Bulan

Ket. Foto: Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina Dilarang Otoritas Penjajah Israel Memasuki Masjid Al-Aqsa selama 6 Bulan
Ket. Foto: Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina Dilarang Otoritas Penjajah Israel Memasuki Masjid Al-Aqsa selama 6 Bulan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Otoritas penjajah Israel mengeluarkan larangan selama 6 bulan terhadap Mufti Besar Yerusalem dan Wilayah Palestina, Sheikh Muhammad Hussein, dan melarangnya untuk memasuki Masjid Al-Aqsa.

Mengutip pengacara Khaldoun Najm, Kegubernuran Yerusalem, menegaskan penjajah Israel memutuskan hal tersebut setelah berakhirnya larangan selama 8 hari.

Dikutip dari english.wafa.ps, larangan ini diberlakukan setelah khotbah jumatnya yang mengecam kebijakan kelaparan penjajah Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Pada tanggal 27 Juli 2025 lalu, pasukan penjajah Israel telah memanggil Sheikh Husen dan memberinya perintah pengusiran awal selama 8 hari dari masjid dengan kemungkinan perpanjangan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyita Tenda Hunian dan Generator Listrik di Sebelah Timur Tubas Lembah Yordan Utara

Keputusan penjajah Israel tersebut dikutuk oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Agama.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, 6 Agustus 2025 waktu setempat, disebutkan larangan itu adalah upaya yang jelas oleh penjajah Israel untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsa dari otoritas keagamaan yang menentang rencannya.

Itu juga menunjukkan luas serta cakupan pelanggarannya di Jalur Gaza dan Tepi Barat secara umum, serta Masjid Al-Aqsa secara khusus.

Di waktu yang sama, pada hari Rabu, tanggal 6 Agustus 2025 waktu setempat, pasukan penjajah Israel merobohkan sebuah kafe di Kota Beit Liqya yang terletak di sebelah barat Kota Ramallah di Tepi Barat.

Baca Juga:
Puluhan Warga Palestina Terluka dalam Penembakan Penjajah Israel yang Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

“Pasukan penjajah Israel menerobos masuk ke kota dan menghancurkan sebuah kafe yang merupakan milik anggota keluarga Assi,” kata sumber keamanan.

Sementara itu, pasukan penjajah Israel melakukan serangan terhadap kantor pusat Bulan Sabit Merah Palestina di Khan Younis yang terletak di Jalur Gaza selatan dengan menembakkan artileri ke gedung itu.

Dalam pernyataan resminya, Bulan Sabit Merah Palestina mengonfirmasi sebuah peluru dari pasukan penjajah Israel menghantam lantai 8 fasilitasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menyita Tenda Hunian dan Generator Listrik di Sebelah Timur Tubas Lembah Yordan Utara

Tenda hunian dan generator listrik milik warga Palestina di sebelah timur Tubas di Lembah Yordan utara disita oleh pasukan penjajah Israel.

Puluhan Warga Palestina Terluka dalam Penembakan Penjajah Israel yang Targetkan Berbagai Wilayah di Gaza

Beberapa warga Palestina meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam penembakan penjajah Israel di berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Sekitar 28 Anak Terbunuh Setiap Hari di Jalur Gaza Akibat Pemboman dan Pembatasan terhadap Pengiriman Bantuan

Pemboman dan pembatasan terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan menyebabkan sekitar 28 anak terbunuh setiap hari di Gaza.

Pasukan Penjajah Israel Menghentikan Kendaraan Palestina dan Mengganggu Penumpang di Dekat Pintu Masuk Utara Salfit

Setelah sebelumnya menghentikan kendaraan, para penumpang Palestina diganggu pasukan penjajah Israel di dekat pintu masuk utara Salfit.

2 Warga Sipil Palestina dan Melukai Beberapa Lainnya Tewas dalam Serangan Penjajah Israel di Utara Kota Gaza

Serangan penjajah Israel yang terjadi di sebelah utara Kota Gaza mengakibatkan 2 warga sipil Palestina meninggal dunia.

Berita Terkini

wave

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.

Sodorkan Kontrak Komitmen, Candra Setiawan Bidik Kursi Ketua PKB Parigi Moutong

Candra Setiawan sodorkan kontrak komitmen satu periode saat UKK calon Ketua DPC PKB Parigi Moutong. Ia bersaing ketat dengan tiga kader lain

Alarm Digital AMSI, Celah cPanel Menganga, Redaksi Diminta Audit Server Segera

AMSI ingatkan bahaya otomatisasi serangan AI pasca temuan celah cPanel. Segera update patch, aktifkan 2FA, dan audit server media Anda sekar


See All
; ;