Studi Mengungkap iOS Lebih Banyak Mendapat Serangan Phishing daripada Android, Inilah Penjelasan Sebabnya

iOS lebih beresiko terserang phising dibandingkan Android
iOS lebih beresiko terserang phising dibandingkan Android Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Keamanan siber adalah topik yang semakin sering muncul di benak masyarakat.

Ada perusahaan yang mencoba meningkatkan kesadaran pengguna tentang praktik aman saat menggunakan perangkat yang terhubung ke internet.

Pada ponsel pintar, pendekatan pro-privasi Apple telah memberi iOS "aura" keamanan atau ketahanan yang lebih baik terhadap potensi serangan.

Namun, tampaknya iOS sebenarnya lebih rentan daripada Android untuk mendapatkan serangan jahat.

Dilansir dari Android Headlines, platform keamanan siber Lookout melakukan studi ekstensif terkait status keamanan siber terkini pada perangkat seluler.

Basis data Lookout menawarkan sampel besar lebih dari 220 juta perangkat seluler, jadi hasilnya dapat memberikan gambaran yang valid.

Penelitian tersebut mempertimbangkan serangan sederhana berdasarkan rekayasa sosial—phishing—dan serangan berdasarkan metode kompleks dan alat canggih.

Tim Lookout menemukan bahwa, selama kuartal ketiga 2024, pencurian informasi pada perangkat seluler meningkat sebesar 17 persen.

Terjadi pula peningkatan serangan berbasis phishing pada perangkat perusahaan dibandingkan dengan kuartal kedua 2024.

Ditambah lagi, 32 persen lebih banyak aplikasi berbahaya terdeteksi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Temuan lain yang cukup menarik adalah bahwa perangkat iOS lebih rentan terhadap serangan berbahaya daripada Android.

Hal ini terutama berlaku untuk lingkungan perusahaan, dan menurut sumber tersebut, 19 persen perangkat iOS perusahaan menerima setidaknya satu serangan phishing selama periode yang diteliti.

Sebagai referensi, 10,9 persen perangkat Android perusahaan mengalami serangan tersebut.

Meskipun demikian, ada kemungkinan bahwa perbedaan tersebut disebabkan oleh lebih banyaknya kehadiran perangkat iOS di lingkungan perusahaan.

Salah satu prioritas tim TI perusahaan adalah homogenitas perangkat lunak.

Hal ini mudah dicapai dengan iOS karena pembaruannya biasanya tersedia untuk semua model yang memenuhi syarat sejak hari pertama.

Pada Android, anda hanya dapat melakukannya dengan membeli model tertentu.

Apple menawarkan lebih banyak fleksibilitas dengan meluncurkan pembaruan untuk beberapa generasi iPhone pada hari yang sama.

Meskipun demikian, dengan asumsi kondisi yang sama, jumlah percobaan serangan phishing pada iOS dan Android kemungkinan akan sebanding.

Hal ini menunjukkan bahwa Android mungkin sama amannya dengan OS seluler Apple untuk penggunaan perusahaan.

Namun, keseragaman perangkat lunak itulah yang mendorong perusahaan beralih ke iPhone. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Detail tentang Chip MediaTek Dimensity 9500 Terungkap dalam Bocoran Baru, Disebut dapat Menyaingi Chip Qualcomm

Bocoran tentang chipset MediaTek yang akan datang, Dimensity 9500, telah terungkap, disebut-sebut dapat menyaingi chip Qualcomm

Kamera Windows 11 Menjadi Lebih Cerdas: Inilah Penambahan-penambahan Terbaru yang Menarik

Microsoft memperkenalkan fitur-fitur baru untuk kamera di Windows 11, termasuk kemampuan penggunaan kamera dengan banyak aplikasi

Rasakan Pembaruan pada Android Auto, Desain Ulang yang Menarik pada Pemutar Musik di Mobil Anda

Android Auto mendapatkan pembaruan, khususnya pada pemutar musiknya, dengan desain tampilan baru yang menarik

Microsoft Meningkatkan Excel dengan Pembaruan, Menghadirkan Alat-alat yang Mempermudah Penggunaan

Microsoft menghadirkan peningkatan baru pada Excel, yang mempermudah penggunaannya, terutama pada alat analisis teks

Xiaomi Luncurkan Pembaruan Besar untuk HyperOS 2 yang Pertama, Menambahkan Fitur Baru dan Menyempurnakan Sistem

Xiaomi meluncurkan pembaruan besar pertama untuk HyperOS 2, yang membawa beberapa perubahan menarik, termasuk asisten AI yang lebih baik

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;