Mari Mengenal Pixelfed, Platform Media Sosial Terdesentralisasi, Pesaing Instagram yang Baru-baru Ini Mulai Populer

Platform media sosia Pixelfed
Platform media sosia Pixelfed Source: Foto/Instagram/@ebinger_thomas

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Jika anda ingin berbagi foto liburan, anda mungkin akan membagikannya ke Instagram.

Meskipun platform milik Meta itu merupakan platform berbagi foto terbesar di dunia, bukan berarti platform ini tidak memiliki pesaing.

Salah satu pesaingnya adalah Pixelfed, dan merupakan musuh Instagram yang terdesentralisasi.

Android Headlines melaporkan adanya perpindahan massal dari Instagram ke platform lain.

Sama seperti banyaknya orang yang terus meninggalkan X (sebelumnya Twitter) karena kemunduran platform itu, orang-orang kini meninggalkan Instagram karena beberapa perubahan baru-baru ini.

Sebagai permulaan, Meta beralih dari pemeriksaan fakta dan menerapkan fitur community notes atau catatan komunitas, dan fitur itu mendapat tanggapan yang cukup negatif.

Bersamaan dengan itu, perusahaan tersebut merevisi kebijakan "Konten Kebencian" dan sekarang mengizinkan ujaran kebencian terhadap wanita dan kaum trans.

Meskipun perusahaan yang lebih kecil tidak akan benar-benar mampu menarik sejumlah besar pengguna Instagram, tetap saja tidak bagus bagi perusahaan jika ribuan orang pindah ke platform lain.

Mengatakan bahwa Pixelfed masih baru tidaklah sepenuhnya akurat, karena platform ini akan merayakan hari jadinya yang ketujuh tahun ini.

Mulai tahun 2018, platform ini telah menjadi bagian kecil dalam jaringan media sosial dunia.

Namun, pengguna Instagram yang tidak puas telah meninggalkan Instagram dan memilih Pixelfed baru-baru ini.

Faktanya, dalam rentang waktu 24 jam, Pixelfed memperoleh 11,000 pengguna baru, dan jumlah itu akan meningkat karena semakin banyak orang yang mulai mengenal platform ini.

Hal yang menarik tentang Pixelfed adalah bahwa platform ini merupakan bagian dari "fediverse", yakni jaringan sosial yang menghubungkan ribuan server media sosial independen.

Platform ini merupakan platform berbagi foto sumber terbuka dan terdesentralisasi yang bebas dari iklan, tidak seperti Instagram.

Saat pertama kali diluncurkan, Pixelfed hanya berupa klien web, tetapi sekarang tersedia di perangkat seluler.

Masalahnya adalah Anda perlu mengunduh klien pihak ketiga yang menjadi host Pixelfed.

Anda dapat memeriksanya di halaman unduhan resmi Pixelfed, dan ada dua opsi untuk Android dan satu opsi untuk iOS.

Karena ini adalah platform terdesentralisasi, anda harus memilih server sebelum dapat menggunakannya.

Proses pendaftarannya memang lebih rumit dibandingkan dengan Instagram, namun sisi positifnya, Pixelfed tidak mengambil dan menjual data anda.

Sulit untuk mengatakan apakah platform ini akan mampu menarik sebagian pengguna Instagram, tetapi kita lihat saja nanti. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Samsung Galaxy S26 Akan Menghadirkan Peningkatan dalam Pengisian Daya Cepat, yang Sudah Lama Dinantikan

Seri Samsung Galaxy S26 mendatang dikabarkan akan membawa pengisian daya cepat yang ditingkatkan, hingga mencapai 65 Watt

Mengenal Lebih Dalam Honor Magic7 Pro: Ponsel Unggulan yang Kuat dan Penuh dengan Inovasi AI

Honor Magic7 Pro adalah ponsel flagship baru yang menghadirkan fitur-fitur dan spesifikasi premium yang menakjubkan, dan inilah detailnya

Aksesori untuk Nintendo Switch 2 sudah Muncul secara Online, Memperlihatkan Roda Kemudi untuk Game Mario Kart Baru

Setelah pengumuman resmi Nintendo Switch 2, Nacon telah mempersiapkan beberapa aksesori yang menarik untuk konsol game yang akan datang ini

Samsung Meluncurkan Chip Baru, Hadirkan Terobosan dalam Teknologi Pengisian Daya Nirkabel, hingga Mencapai 50 W!

Samsung Semiconductor telah memperkenalkan chip S2MIW06, sebuah terobosan dalam teknologi pengisian daya nirkabel

Acara Samsung Galaxy S25 Unpacked: Inilah Cara Menontonnya dan Semua yang Diketahui tentang Perangkat yang Akan Datang

Samsung tengah mempersiapkan acara Galaxy Unpacked untuk memperkenalkan seri Galaxy S25, dan inilah informasi seputar acara dan perangkat it

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Dilan ITB 1997, Kelanjutan Kisah Dilan, Kali Ini sebagai Mahasiswa, dengan Konflik yang Lebih Rumit

Film Dilan ITB 1997 adalah kelanjutan dari kisah Dilan, di mana sang tokoh utama menghadapi konflik yang lebih rumit

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional


See All
; ;