X Bermasalah, Diklaim karena Serangan Siber Besar-besaran, Elon Musk Menyalahkan Ukraina

Platform media sosial X
Platform media sosial X Source: Foto/Instagram/@_x_twitterofficial

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Platform media sosial X (sebelumnya disebut Twitter) mengalami gangguan baru-baru ini.

Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh X kecuali satu tweet dari pemiliknya, Elon Musk, yang mengklaim bahwa gangguan itu disebabkan oleh “serangan siber besar-besaran.”

Lebih dari 40,000 laporan Downdetector mengalir dari pengguna selama gangguan kedua, dan sekitar 35,000 selama gangguan ketiga.

Dilansir dari Tom’s Guide, beberapa dari laporan itu, menyatakan bahwa pengguna bahkan tidak dapat memuat situs web X.

Lonjakan laporan cepat terjadi sebelumnya, tetapi masalah tersebut segera teratasi.

Namun, gangguan kedua mengalami lonjakan yang jauh lebih tinggi, dan meskipun teratasi dengan cepat, gangguan ketiga tampaknya berakhir setelah berlangsung lebih lama dari dua sebelumnya.

Sementara Elon Musk menuding Ukraina atas serangan pada X (yang masih menimbulkan masalah bagi beberapa pengguna), operasi hacktivist yang disebut Dark Storm Team telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tentu saja, siapa pun dapat bertanggung jawab atas serangan seperti ini, tetapi dengan rekam jejak Dark Storm Team sebelumnya, sangat dapat dipercaya bahwa mereka bertanggung jawab.

Untuk mencegah serangan di masa mendatang, jejaring sosial X milik Elon Musk telah mengadopsi layanan perlindungan DDoS Cloudflare di tengah upaya pemulihannya.

Ini akan memberi jejaring sosial tersebut lapisan keamanan ekstra.

Saat ini, tampaknya gangguannya tidak begitu serius dan hanya ada beberapa keluhan tentang aplikasi seluler yang tidak dimuat dengan benar atau pencarian yang tidak berfungsi.

Meskipun baik X maupun Elon Musk tidak menulis lebih lanjut tentang dugaan “serangan siber” yang mungkin menyebabkan gangguan besar X, Musk muncul di Fox Business hari ini dan membicarakan hal ini.

"Kami tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi," katanya saat diwawancarai Fox Business.

"Namun, ada serangan siber besar-besaran untuk mencoba melumpuhkan sistem X, dengan alamat IP yang berasal dari wilayah Ukraina."

Ia tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang serangan atau asal-usulnya selain menyiratkan bahwa pemerintah Ukraina berada di balik masalah ini.

Tuduhannya ini muncul pada saat pemerintahan Donald Trump sangat kritis terhadap pemerintah Ukraina dan tanggapannya terhadap invasi Rusia ke negara itu.

Selain itu, alamat IP dapat ditutup dan seolah-olah lalu lintas berasal dari tempat lain.

Selama wawancara tersebut, Elon Musk mengklaim bahwa platform tersebut berfungsi kembali.

Pada saat itu, masalah tampaknya mulai berkurang, meskipun masih ada hampir 2000 laporan di Down Detector.

Elon Musk menyalahkan serangan siber atas masalah di X pada orang Ukraina, tetapi tidak ada komunikasi lain dari akun resmi X atau Musk sendiri sejak klaim awal itu.

Bahkan CEO Twitter, Linda Yaccarino tidak berkata apa-apa, selain menyetujui berbagai tweet ulang Musk. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Roomba Makin Pintar, iRobot Umumkan Sejumlah Robot Penyedot Debu Baru yang Dilengkapi Teknologi AI

iRobot mengumumkan jajaran delapan robot penyedot debu baru dengan teknologi canggih dan fitur-fitur yang semakin pintar

Ramah Lingkungan dan Menyehatkan! Monitor Asus Ini Juga Berfungsi sebagai Pembersih Udara Darurat

Asus mengumumkan monitor seri VU Air Ionizer baru, yang dilengkapi dengan pemurni udara untuk meningkatkan kualitas udara sekitar

Inilah Rekomendasi Earphone dan Headphone Terbaik di Tahun 2025, untuk Berbagai Preferensi dan Kategori

Jika anda kesulitan memilih earphone atau headphone terbaik untuk anda, lihatlah rekomendasi berikut ini

Apple Dikabarkan Memiliki Prototipe iPad Lipat 18,8 Inci dengan Fungsi Face ID di Bawah Layar

Apple dikabarkan memiliki prototipe iPad Pro yang dapat dilipat dengan sejumlah fitur menarik, termasuk Dace ID di bawah layar

Konsol Genggam Xbox Dikabarkan Akan Hadir Tahun ini, Terlihat dan Terasa seperti Xbox Portabel

Xbox dikabarkan akan menghadirkan konsol genggam lengkap dengan tombol panduan resmi Xbox, dan kepekaan desain Xbox

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;