Kupas Tuntas, gemasulawesi - Dengan hadirnya Steam Deck dan para pesaingnya, pasar konsol genggam sedang berkembang pesat.
Tentu saja, akan ada semakin banyak merek yang bergabung dalam segmen yang sedang berkembang ini.
Itulah sebabnya Qualcomm telah menjelajahi segmen ini sejak 2023, dan kini, perusahaan itu meluncurkan merek Snapdragon G untuk konsol portabel.
Dilansir dari GizChina.com, perusahaan tersebut meluncurkan Snapdragon G3 Gen 3, G2 Gen 2, dan G1 Gen 2 untuk konsol genggam generasi baru.
Perusahaan ini menghadirkan teknologi yang sedang tren seperti ray tracing dan teknologi Lumen dari Unreal Engine 5.
Snapdragon G3 Gen 3 adalah chip seri G pertama yang menawarkan dukungan untuk Lumen Unreal Engine 5, sistem pencahayaan dan refleksi global yang dinamis.
Ini dapat menghasilkan permainan dengan pencahayaan yang akurat dan refleksi yang lebih canggih, sesuatu yang menjadi tantangan dengan teknologi sebelumnya.
Selain itu, G3 Gen 3 menghadirkan teknologi ray-tracing yang sedang tren, yakni akselerasi perangkat keras, yang pertama untuk seri G.
Snapdragon G3 Gen 3 menghadirkan peningkatan kinerja,dengan CPU 8-inti dengan 1x Prime, 5 x Performance, 2 x Efficiency core.
Menurut Qualcomm, ini 30 persen lebih cepat dari CPU G3 Gen 2, dan lebih jauh lagi, GPU Adreno A32 yang baru 28 persen lebih cepat.
Snapdragon G2 Gen 2 hadir sebagai opsi perantara, tetapi tetap saja, ini merupakan peningkatan besar dari pendahulunya, memiliki peningkatan kinerja 2,3x dan peningkatan 3,8x dalam kemampuan GPU.
Menariknya, CPU memiliki campuran inti yang berbeda, dengan susunan inti 1 + 4 + 3, bukan 1 + 5 + 2, namun Qualcomm tidak memberikan perincian tentang inti apa yang digunakan.
Bagi yang belum tahu, Qualcomm telah menggunakan inti Orion yang dikembangkan sendiri dalam chip seluler, tapi belum diketahui apakah seri G yang baru juga telah melakukan perubahan.
GPU Adreno A22 mendukung Snapdragon Gamer Super Resolution (peningkatan skala).
Ini merupakan respons Qualcomm terhadap teknologi DLSS NVIDIA atau AMD FSR.
Bagi yang belum tahu, ini merender gambar dalam resolusi yang lebih rendah dan melalui penggunaan AI dan metode peningkatan skala gambar yang canggih, meningkatkan resolusi tanpa mengorbankan kualitas.
Tidak ada ray tracing perangkat keras di sini, tapi mendukung resolusi tampilan QHD+ hingga 144 Hz.
Baik Snapdragon G3 Gen 3 maupun G2 Gen 2 dilengkapi Wi-Fi 7 serta Bluetooth 5.3, dan tersedia pula dukungan 5G (sub-6GHz dan mmWave) opsional.
Ini merupakan opsi yang hemat biaya dan fokusnya adalah pada cloud gaming.
Perangkat ini menawarkan dukungan untuk resolusi 1080p+ hingga 120 Hz beserta Wi-Fi 5 (ac) dan Bluetooth 5.1, dan tersedia pula opsi 5G.
CPU baru (2+6) tidak memiliki inti utama, namun CPU ini masih 80 persen lebih cepat dari pendahulunya.
Adreno A12 memberikan peningkatan kinerja yang lebih sederhana sebesar 25 persen.
Mulai kuartal ini, akan ada perangkat game genggam dari AYANEO, ONEXSUGAR, Retroid Pocket, dan lainnya yang menampilkan chip Snapdragon G baru.
AYANEO Pocket S2 akan dirilis akhir bulan ini yang menampilkan Snapdragon G3 Gen 3.
Perangkat ini akan menjadi penerus Pocket S1 yang memiliki Snapdragon G3X Gen 2.
Perusahaan itu juga akan meluncurkan AYANEO Gaming Pad dengan chipset yang sama, tetapi baru akan hadir pada bulan Mei 2025.(*/Armyanti)