Terkait Pengungsi Rohingya, Jusuf Kalla Singgung Sila Kedua Pancasila

Ket. Foto: Jusuf Kalla Menyinggung Sila Kedua Pancasila Saat Menyinggung tentang Pengungsi Rohingya (Foto/X/@jusufkalla)
Ket. Foto: Jusuf Kalla Menyinggung Sila Kedua Pancasila Saat Menyinggung tentang Pengungsi Rohingya (Foto/X/@jusufkalla) Source: (Foto/X/@jusufkalla)

Nasional, gemasulawesi - Pada tanggal 15 Desember 2023 hari ini, Wakil Presiden RI yang ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla diketahui menghadiri acara pemilihan dan pelantikan Wali Nanggroe Aceh di Aceh.

Saat ditemui para awak media, Jusuf Kalla yang mendapatkan pertanyaan tentang pengungsi Rohingya turut mengomentari tentang pengungsi Rohingya yang sejak akhir November lalu terus berdatangan ke Indonesia dalam beberapa gelombang.

Jusuf Kalla menyebutkan jika beberapa negara di Eropa menerima jutaan pengungsi yang datang ke wilayah negara mereka.

Baca Juga: Covid 19 Alami Kenaikan, Presiden Jokowi Sebut Perkembangannya Masih Diikuti dan Diamati

Jusuf Kalla mempertanyakan kenapa Indonesia yang hanya menerima ribuan pengungsi tidak dapat menerimanya jika dibandingkan dengan jutaan pengungsi yang datang ke negara-negara Eropa.

Selain itu, Jusuf Kalla juga menyebutkan tentang sila kedua Pancasila yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab.

“Pengungsi yang kita tampung juga harus menjadi tanggung jawab internasional,” katanya.

Baca Juga: Hadiri Munaslub APEKSI, Presiden Jokowi Singgung Bangunan di Kota yang Dipaksakan Dicat dengan Warna Dasar Parpol

Jusuf Kalla yang akrab disapa JK itu juga menyampaikan jika para pengungsi juga harus dapat menyesuaikan dengan adat istiadat yang ada di Indonesia.

“Indonesia dahulu pernah sangat dihormati saat menampung sekitar 250.000 pengungsi Vietnam dan itu kita lakukan atas dasar kemanusiaan,” ujarnya.

Untuk pengukuhan Wali Nanggroe Aceh yang dihadiri oleh Jusuf Kalla ini, Paduka Tgk. Malik Mamhud Al-Haythar kembali terpilih untuk periode tahun 2023 hingga 2028.

Baca Juga: Sukabumi Gempa, 301 Bangunan di Bogor Dilaporkan Terdampak Kerusakan

Selain Jusuf Kalla, beberapa tokoh perdamaian Aceh juga turut dihadiri oleh beberapa tokoh perdamaian Aceh yang lain.

Di pihak lain, salah satu pengungsi Rohingya mengakui dia harus membayar 50 juta hingga 60 juta rupiah untuk dapat pergi ke Indonesia.

“Itu untuk per orangnya,” jelas pengungsi Rohingya yang bernama Sulaiman tersebut.

Baca Juga: Dimulai dengan Nyanyikan Lagu Kebangsaan, Presiden Jokowi Resmi Membuka Munaslub APEKSI di Bogor

Sulaiman adalah salah satu pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh Timur.

Dia juga menyampaikan jika tujuan mereka sebenarnya bukan ke Indonesia melainkan ke Malaysia untuk mencari pekerjaan.

Namun, kapal yang mereka tumpangi rusak di tengah perjalanan.

Baca Juga: Untuk Cegah Kematian Bayi Saat Melahirkan, Menkes Sebut 10 Ribu Puskesmas di Indonesia Dilengkapi dengan USG

Saat ini, para pengungsi Rohingya tersebut ditampung di sejumlah tempat meskipun mendapatkan penolakan dari warga Aceh. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kunker ke Jawa Timur, Presiden Jokowi Singgung Soal Saham Freeport

Presiden Jokowi dilaporkan sempat menyinggung soal saham Freeport saat melakukan kunjungan kerjanya ke Jawa Timur kemarin.

Kunker ke Kota Batu, Presiden Jokowi Akui Berharap Pasar Induk Among Tani Selalu Bersih

Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Kota Batu mengharapkan Pasar Among Tani untuk selalu terjaga kebersihannya.

Lontarkan Abu Vulkanik Sekitar 1000 Meter, Gunung Anak Krakatau Dilaporkan Kembali Erupsi Pagi Ini

Gunung Anak Krakatau yang berada di Kabupaten Lampung Selatan dilaporkan kembali erupsi pagi ini pukul 05.37 WIB.

Berangkat dari Boyolali, Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Timur Hari Ini

Presiden Jokowi melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya dan untuk hari ini akan melakukannya di Provinsi Jawa Timur.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;