Banjir Kiriman Dari Kabupaten Sigi, Pemkot Palu Buat Posko Pengungsian

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Palu, gemasulawesi – kiriman dari Kabupaten Sigi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah melakukan gerak cepat membangun posko-posko pengungsian dan juga dapur umum untuk melayani warga palu yang terkena dampak kiriman sekitaran sungai palu.

Wakil Wali Kota, dr. Reny A Lamadjido, juga datang langsung meninjau lokasi di pemukiman warga di sekitaran sungai. Pada kesempatan itu Wakil Walikota, Dr. Reny A Lamadjido juga melihat secara langsung penempatan kendaraan dapur umum yang diparkir di depan toko, Jalan KH Wahid Hasyim, di jembatan tiga.

“Kami mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak,” kata Romy Sandi Agung, Kepala Dinas Sosial Kota Palu, yang dihubungi di Palu, Selasa.

Ia mengatakan luapan Sungai Palu merupakan kiriman dari Kabupaten Sigi dimana kondisi ini sering terjadi pada musim hujan.

Akibat tersebut, beberapa desa di sepanjang aliran sungai antara lain Desa Ujuna di Kecamatan Palu Barat dan Kelurahan Besusu Timur, Kecamatan Palu Timur terendam, juga dilaporkan ratusan warga yang terkena dampak dari kiriman itu.

Baca: Seorang Anak di Medan Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Misterius

“Menurut laporan kami, 400 warga Kelurahan Baru terkena dampaknya. 20 kepala keluarga di Desa Besusu Timur dan 12 KK di Desa Ujuna juga terkena dampak,” kata Romy.

Sejak kejadian pagi tadi, beberapa warga terpaksa mengungsi karena ketinggian air di rumah mereka setinggi lutut.

Dia juga mengatakan, Dinas Sosial (Dinsos) juga melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), sedangkan di posko penanggulangan , Pemerintah kota Palu juga melibatkan tim gabungan yang dikoordinir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami sedang menyiapkan menu makan malam untuk warga yang terkena dampak . Kami sudah siapkan sekitar 400 paket sembako untuk warga, tim medis juga sudah siap di posko terpadu,” kata Romy.

Diakuinya, dapur umum tetap disiapkan selama situasi tidak kondusif dan Pemerintah Kota Palu terus memantau ketinggian genangan akibat dampak kiriman dari Kabupaten Sigi.

“Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini,” kata Romy. (*)

Baca: Menteri Kesehatan Pastikan PMK Resiko Menular ke Manusia Rendah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.