Bupati Gorontalo Menilai Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan

<p>Mobil Listrik (Ilustrasi Foto)</p>
Mobil Listrik (Ilustrasi Foto)

Berita Nasional, gemasulawesi – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menilai penggunaan mobil listrik untuk kendaraan operasional, mampu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan lebih ramah lingkungan.

Hal itu diungkapkan Bupati Gorontalo Nelson Pomalinggo, Jumat 16 September 2022

“Mengenai perkembangan tersebut, saya percaya bahwa mobil listrik adalah kendaraan masa depan di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan juga ramah lingkungan,” ucap Nelson.

Menurut dia, mobil listrik mampu mengurangi ketergantungan bahan bakar yang semakin menipis dengan harga yang tidak lagi kompetitif di seluruh dunia. Di sisi lain, lanjutnya, energi yang berasal dari bahan bakar fosil juga semakin habis di dunia, bahkan biaya produksinya pun cukup tinggi.

Untuk itu, kata Bupati, selama satu dekade terakhir ini banyak negara di dunia terus berupaya melakukan diversifikasi energi untuk memenuhi kebutuhan energi manusia, khususnya untuk kebutuhan kendaraan bermotor yang menjadi penopang utama Masyarakat mobilitas.

Menurutnya, kendaraan listrik sangat ramah lingkungan dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar yang mengeluarkan emisi karbon dan menjadi salah satu pemicu pencemaran udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Baca: Padi dan Jagung Tetap Jadi Tanaman Utama Petani di Palu

Sementara terkait arahan Presiden tentang penggunaan kendaraan listrik ke depan, Bupati Nelson siap melaksanakan mekanisme anggaran dan kebijakan yang terencana, terkoordinasi dan terukur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kabid Humas Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Gorontalo Helmi Daud menambahkan, pada awal tahun 2022, Bupati Gorontalo berinisiatif dan mulai menggunakan mobil listrik untuk kendaraan dinasnya. (*/Ikh)

Baca: Bandara di Manado Layani Penerbangan Langsung Luar Negeri

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Polemik Ormas Batalyon 120, Mabes Polri Utus Itsus Untuk Selidiki

Polemik ormas Batalyon 120 Makassar, masih jadi perbincangan ditengah masyarakat, pasalnya ormas binaan Kapolrestabes Kombes Budi Haryanto

Pernyataan Polri, Terkait Pemuda di Madiun Diduga Hacker Bjorka

pemuda berinisial MAH 21 tahun ditangkap di daerah Dangangan, Madiun, Jawa Timur, karena diduga sebagai Hacker Bjorka.

Identitas Hacker Bjorka Diklaim Telah Terungkap

Identitas hacker Bjorka diklaim telah terungkap oleh pemerintah, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

Usai Dicopot Gerebek Ormas, Eks Kanit Polsek Tallo Angkat Bicara

Usai dicopot gerebek markas ormas Batalyon 120, eks Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Faizal angkat bicara dan disuruh minta maaf ke publik.

Ratusan Buruh di Tangerang Kembali Demo Tolak BBM Naik

Ratusan buruh tergabung dari berbagai serikat pekerja di wilayah Tangerang, kembali gelar aksi demo menuju Patung Kuda, Jakarta, tolak harga

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;