Diperintahkan Jokowi Tangani Gelombang Pengungsi Rohingya, Menkopolhukam Mahfud MD Akan Pimpin Rapat untuk Membahasnya Hari Ini

<p>Ket. Foto : Menkopolhukam Mahfud MD Akan Pimpin Rapat untuk Membahas Pengungsi Rohingya Hari Ini<br />
(Foto/Instagram/@mohmahfudmd)</p>
Ket. Foto : Menkopolhukam Mahfud MD Akan Pimpin Rapat untuk Membahas Pengungsi Rohingya Hari Ini (Foto/Instagram/@mohmahfudmd)

Nasional, gemasulawesi – Ditemui di Ponpes Ma’had Annida Al Islamy Bekasi, hari Senin malam, tanggal 4 Desember 2023 kemarin, Menkopolhukam Mahfud MD menyatakan akan menggelar rapat untuk membahas gelombang pengungsi Rohingyadi Aceh.

Mahfud MD menyebutkan jika ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi kepadanya kemarin.

Selain itu, Mahfud MD membeberkan jika dia yang akan memimpin rapat mengenai Rohingya tersebut.

Baca: Tidak Diterima Ditetapkan Tersangka, Wamenkumham Eddy Hiariej Ajukan Pra Peradilan Hari Ini

“Yang akan kita rapatkan itu bagaimana caranya untuk mengembalikan mereka ke negara mereka melalui PBB,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ada perwakilannya yang mengurus pengungsi.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud MD juga menyinggung tentang UNHCR yang merupakan badan PBB yang menangani pengungsi.

Baca: Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Letuskan Banyak Hujan Abu Vulkanik Setinggi 1000 Meter Pagi Hari Tadi

“Indonesia tidak ikut serta menandatangani konvensi PBB tentang para pengungsi tersebut,” ujarnya.

Namun, dia menyampaikan jika Indonesia harus membuka tangannya untuk terus menolong para pengungsi dengan dasar kemanusiaan yang selama ini dijunjung tinggi.

Mahfud lantas menyatakan pengungsi Rohingya yang telah masuk ke Indonesia kini jumlahnya telah mencapai 1.447 orang.

Baca: Kembali Meletus Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu Gunung Marapi Capai 800 Meter dari Puncak

Dia melanjutkan jika itu terus bertambah karena gelombang pengungsi yang terus-menerus datang.

“Malaysia dan Australia telah menutup pintu, sehingga sekarang Indonesia turun tangan,” imbuhnya.

Diakuinya jika sikap yang ditunjukkan Indonesia inilah yang membuat Indonesia sendiri kewalahan terkait pengungsi Rohingya.

Baca: Sampaikan Ucapan Dukacita, Eks Menteri Kesehatan Terawan Sebut Doni Monardo Sosok Prajurit yang Patriot

“Sekarang Aceh telah menolak, sedangkan Riau dan Medan juga telah penuh” ucapnya.

Mahfud menekankan jika kondisi itulah yang akan dibahas untuk dicarikan solusi yang terbaik.

Diketahui jika sebelumnya, Presiden Jokowi telah memberikan instruksi kepada Menkopolhukam Mahfud MD untuk mengatasi gelombang pengungsi Rohingya yang terus-menerus datang ke Aceh sejak pertengahan bulan November 2023.

Baca: Takziah ke Rumah Duka, Menko PMK Muhadjir Effendy Kenang Masa Bertugas Bersama Doni Monardo Saat Pandemi Covid 19

Selain intruksi yang diberikan kepada Mahfud MD, Jokowi juga menginstruksikan agar masalah pengungsi Rohingya ini juga didiskusikan dengan pemerintah setempat dan UNHCR.

Sejak akhir bulan November 2023, pengungsi Rohingya yang telah mendarat di pantai Aceh telah ditampung di Lhokseumawe dan tersisa 507 orang.

7 orang diketahui kabur dari tempat penampungan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Telah Tiba di Dubai, Presiden Jokowi Dilaporkan Langsung Lakukan Briefing dengan Beberapa Menteri Pendamping

Menteri KLHK, Siti Nurbaya, menyebutkan Presiden Jokowi langsung melakukan briefing dengan menteri pendamping setelah tiba di Dubai.

Pimpin Sertijab KSAD, Jenderal Agus Subiyanto Resmi Serahkan Komando ke Jenderal Maruli Simanjuntak

Hari ini, melalui upacara sertijab KSAD, Jenderal Agus Subiyanto resmi menyerahkan komando KSAD ke Jenderal Maruli Simanjuntak.

Tidak Terlihat Awak Media, Firli Bahuri Tiba Lebih Awal untuk Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka di Bareskrim Polri

Firli Bahuri tiba lebih awal di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka untuk kasus dugaan pemerasan SYL.

Akan Pertemukan Capres dan Cawapres dengan Kemenkeu dan Bappenas, KPU Harap 2 Lembaga Tersebut Terbuka Terkait Kondisi Anggaran

KPU berharap Kemenkeu dan Bappenas terbuka tentang kondisi anggaran di pertemuan dengan capres dan cawapres.

Nilai Firli Bahuri Harus Segera Ditahan, Abraham Samad Sebut Penyidik Harus Lihat Rekam Jejaknya Saat Masih Jadi Saksi

Abraham Samad menilai jika Firli Bahuri harus segera ditahan dan penyidik harus melihat rekam jejaknya saat masih menjadi saksi.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;