Disperindag Parigi Moutong Segera Sosialisasikan Pemanfaatan Tol Laut

<p>Foto: Kapal Tol Laut sandar di Pelabuhan Parigi Moutong, Sulteng. 6 April 2021.</p>
Foto: Kapal Tol Laut sandar di Pelabuhan Parigi Moutong, Sulteng. 6 April 2021.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, segera sosialisasikan pemanfaatan tol laut kepada pengusaha beras.

“Rencananya, kami akan mengadakan FGD dan memasang spanduk terkait tol laut ke seluruh wilayah Parigi Moutong,” ungkap Kepala Disperindag Parigi Moutong, Moh. Yasir, saat dikonfirmasi belum lama ini.

Selain itu kata dia, pihaknya juga akan mengagendakan untuk bertemu dengan para pengusaha beras, guna menyampaikan tentang pemanfaatan tol laut.

“Jadi mungkin selama ini informasi tentang pemanfaatan tol laut, tidak sampai ke telinga mereka, sehingga tidak mengetahuinya pasti kemudahan dan keuntungan dari tol laut itu sendiri,” tuturnya.

Baca juga: Disperindag: Penting, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Parimo

Kemudian, saat ini baru satu orang pengusaha beras yang memanfaatkan tol laut itu untuk mengirim barangnya ke luar daerah.

Lanjut kata dia, pemanfaatan tol laut untuk pengiriman beras ke keluar daerah selama satu bulannya bisa mencapai 200 ton.

“Konektivitas harga saat ini sudah diketahui angkanya. Namun, masih di Dinas Pertanian. Kemudian data konsumsi kabupaten masih di Ketahanan Pangan. Dan belum saya ketahui pastinya datanya,” sebutnya.

Ketika datanya sudah ada, pihaknya akan mengurangi jumlah produksi kurangi komsumsi serta cadangan yang dibeli Bulog.

Tujuan kata dia, untuk mengetahui surplusnya. Dan ini kemudian akan dicarikan pasar di luar daerah.

Pemda Parigi Moutong mendorong pengusaha memanfaatkan fasilitas itu untuk meningkatkan perdagangan.

“Tol laut dapat memperluas jangkauan pasar, hingga ke berbagai pelosok negeri,” ucapnya.

Dengan pemanfaatan tol laut kata dia, pengusaha di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bisa meraup keuntungan lebih. Pasalnya, biaya akomodasi komoditas yang dipasarkan bisa lebih murah.

Ia menuturkan, di Parigi Moutong sendiri ada beberapa komoditas unggul dengan produksi melimpah, yang bisa dipasarkan ke luar daerah.

Misalnya, komoditas beras, rempah-rempah, buah-buahan atau komoditas lainnya. Dengan manfaatkan kapal itu, target pasar bisa dibidik.

“Rute kapal tol laut ke Parimo itu, sekitar dua kali dalam satu bulan. Ini mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Baca juga: FKS Tawarkan Dua Sistem Pemasaran Sarang Burung Walet Parigi Moutong

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Hari Ini, Kota Poso Catat Kualitas Udara Tersehat Sulawesi Tengah

Data permodelan AirVisual hari ini, Kota Poso mencatat kualitas udara tersehat Sulawesi Tengah, dengan skor indeks kualitas udara (AQI) 13.

Kota Palu Laksanakan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah laksanakan ujian sertifikasi pengadaan barang jasa, bertujuan membantu dan mendukung kapasitas SDM.

Kesbangpol Perketat Bantuan Hibah Lembaga Parigi Moutong

Badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) memperketat pemberian bantuan hibah lembaga Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Polres Gorontalo Selidiki Pembawa Narkoba dari Sulawesi Tengah

Polres Gorontalo selidiki kasus Narkoba jenis sabu dibawa pengendara dari Sulawesi Tengah, berawal dari penangkapan di Kecamatan Dumbo Raya

Jelang Ramadhan 2021, Harga Kebutuhan Pokok di Parimo Terpantau Stabil

Jelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah terpantau masih stabil hingga saat ini.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;