Guru SMPN Satu Balinggi Parigi Moutong Ditemukan Tidak Bernyawa

<p>Penemuan Mayat Guru- Seorang guru SMPN Satu Balinggi Parigi Moutong ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya kompleks SMPN I Balinggi, Minggu 26 Januari 2020. HumasPolresFoto.</p>
Penemuan Mayat Guru- Seorang guru SMPN Satu Balinggi Parigi Moutong ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya kompleks SMPN I Balinggi, Minggu 26 Januari 2020. HumasPolresFoto.

Parigi moutong, gemasulawesi.com Seorang guru SMPN Satu Balinggi Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Korban bernama I Ketut Arya usia 53 tahun adalah seorang guru matematika di SMPN Satu Balinggi Parigi Moutong. Alamat Dusun Wanaprasta Desa Balinggi Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong,” bunyi rilis Polres Parigi Moutong.

Rekan korban bernama I Nyoman Erik Risnawan dan I Nengah Arka yang menemukan korban di rumah dalam kompleks SMPN Satu Balinggi, Minggu 26 Januari 2020. Kedua rekan korban adalah tenaga pengajar di sekolah yang sama.

Berikut kronologis kejadiannya:

Sekitar pukul 08.00 Wita rekan guru korban I Nyoman Erik Risnawan hendak memperbaiki lampu pada salah satu ruangan sekolah. Namun, kunci sekolah berada pada korban.

Selanjutnya, I Nyoman Erik Risnawan menuju rumah korban hendak mengambil kunci sekolah. Namun, pintu rumah terkunci dari dalam rumah. Setelah beberapa kali mencoba memangil, tapi tidak ada jawaban.

Baca juga: Sistem Akademik Universitas Tadulako Kota Palu Terkendala KRS

Baca juga: Parigi Moutong Manfaatkan Buah Kelapa Entaskan Stunting

I Nyoman Erik Risnawan kemudian berputar kebelakang rumah korban dan mendapati pintu dapur tidak terkunci. Sehingga, I Nyoman Erik Risnawan masuk kedalam rumah dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa diatas tempat tidur.

I Nyoman Erik Risnawan memanggil rekan guru lainnya yang berada di lingkungan sekolah. Dan melaporkan kejadian itu kepada Babhinkamtibmas Desa Balinggi Bripka Nyoman Subrata. Polsek Sausu langsung melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekitar pukul 12.45 Wita, Polsek Sausu mengevakuasi korban. Selanjutnya, dibawa ke RS. Anuntaloko Parigi untuk pelaksanaan visum. Sebab kematian korban masih menunggu hasil visum dari pihak Rumah sakit Anuntoloko Parigi.

Sementara, menurut keterangan adik kandung korban Nyoman Sriyanti, korban memiliki riwayat sakit syaraf terjepit dibagian kepala. Dan tidak pernah berobat ke dokter, hanya berobat terapi. (***)

Baca juga: BKN: Datang Terlambat, Tidak Ada Toleransi Bagi Peserta Tes CAT CPNS

Baca juga: Investor Jakarta Lirik Komoditi Sarang Burung Walet Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Sistem Akademik Universitas Tadulako Kota Palu Terkendala KRS

Sistem akademik mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Kota Palu, terkendala dalam Kartu Rencana Studi (KRS) Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Parigi Moutong Manfaatkan Buah Kelapa Entaskan Stunting

Pemda Parigi Moutong entaskan stunting dengan meluncurkan program pemanfaatan buah kelapa Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Investor Jakarta Lirik Komoditi Sarang Burung Walet Parigi Moutong

Investor asal Kota Jakarta melirik potensi komoditi sarang burung walet Kabupaten Parigi Moutong Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Tiga Target Layanan Utama Kependudukan Parigi Moutong 2020

Disdukcapil menargetkan tiga layanan utama kependudukan Parigi Moutong tahun 2020 Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Warga Tondo Kota Palu Tertimpa Pohon Tumbang

Seorang warga di Jalan RE Martadinata Tondo Kecamatan Mantikulore Kota Palu Timur, tertimpa pohon tumbang Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;