Lakukan Inspeksi Mendadak, Wakil Ketua DPR Ungkap Rasio Jumlah Kamar Mandi untuk Jemaah Tidak Memadai

Ket. Foto: Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar, Menyatakan Rasio Jumlah Kamar Mandi untuk Jemaah Tidak Memadai
Ket. Foto: Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar, Menyatakan Rasio Jumlah Kamar Mandi untuk Jemaah Tidak Memadai Source: (Foto/ANTARA/HO-DPR)

Nasional, gemasulawesi – Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar, diketahui melakukan inspeksi mendadak ke tenda-tenda jemaah haji di Mina.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tenda jemaah haji asal Indonesia.

Menurut Wakil Ketua DPR, rasio jumlah kamar mandi juga tidak seimbang sehingga menyebabkan jemaah haji harus mengantri hingga 2 jam.

Baca Juga:
Haji 2024, Wakil Ketua MPR Sebut Data Jemaah Asal Indonesia yang Meninggal Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

“Selain itu, kebersihannya juga tidak terjaga,” katanya.

Dia menambahkan keberadaan kamar mandi khusus untuk lansia dan disabilitas juga tidak memadai.

Dia menegaskan rasio kamar mandi harus dilakukan penghitungan ulang.

Baca Juga:
Geram! Usai Terciduk Buang Sampah Sembarangan, Warga Kembalikan Sampah ke Rumah Pelaku, Netizen: Sanksi Sosial

“Kenapa para jemaah wudhu dengan menggunakan wastafel? Seharusnya melakukan wudhu seperti biasanya,” ujarnya.

Dalam keterangan tertulisnya pada hari Selasa, tanggal 18 Juni 2024, Muhaimin menganggap kondisi tenda dan fasilitasnya juga tidak memadai untuk para jemaah haji.

“Yang menjadi sorotan disini adalah mengenai kapasitas tenda dan tempat tidur jemaah haji yang tidak sesuai dengan jemaah,” ucapnya.

Baca Juga:
Tidur Berdesak-Desakan, Jemaah Haji Asal Bogor Ini Protes dengan Kondisi Tenda di Mina yang Dinilai Terlalu Sempit

Dia mengungkapkan jika 1 orang hanya mendapatkan tempat tidur tidak sampai 1 meter.

“Pada akhirnya, jemaah tidur di lorong dan ini tidak boleh terulang,” tuturnya.

Muhaimin juga menyoroti adanya ketidakadailan dalam pembagian luas tenda untuk jemaah.

Baca Juga:
Salah Satu Langkah Antisipasi, Kapuskes Sebut Skema Murur Membuat Jemaah Haji Mempunyai Waktu yang Panjang untuk Beristirahat

Disebutkannya, hal ini dikarenakan ada tenda yang berlebihan luasnya dan leluasa dan ada juga sebagian tenda lainnya dalam kondisi yang penuh.

Dia menekankan jika ini tidak adil dan harus dilakukan perbaikan.

“Untuk ke depannya, setiap tenda harus mempunyai ukuran per orang yang standar per nama, seperti halnya di hotel,” terangnya.

Baca Juga:
Minta untuk Selalu Ikuti Aturan Setempat, Dubes Sebut WNI Dapat Melakukan Konsultasi dengan KBRI Jika Kurang Paham

Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan permasalahan yang terjadi tersebut berkaitan dengan biaya, baik biaya yang dikeluarkan oleh jemaah dan juga negara.

“Harus ada negosiasi ulang dan juga penataan ulang agar nantinya para jemaah haji merasakan kenyamanan,” tegasnya.

Menurutnya, untuk itu, perencanan yang matang sejak awal sangat penting dengan mempertimbangkan kebutuhan dari para jemaah.

Baca Juga:
Selain Membantu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenag Sebut Perayaan Idul Adha Memberikan Kesempatan Ekonomi untuk Peternak

“Jangan sampai persiapan dilakukan dengan mendadak atau keterdesakan,” paparnya.

Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan pemerintah RI perlu untuk mengambil peran dominan dalam menentukan fasilitas jemaah haji. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Hari Raya Idul Adha, Mendes Sebut Umat Islam Diingatkan Pengorbanan Nabi Ibrahim yang Bersedia Menyembelih Putranya

Mendes PDTT menyampaikan setiap perayaan Idul Adha, umat Muslim akan diingatkan pada pengorbanan Nabi Ibrahim.

Lengkapi Tekanan Publik, MUI Tegaskan Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Harus Dihentikan Segera Secara Efektif Melalui Langkah Militer

Menurut MUI, dengan melalui langkah militer, agresi penjajah Israel harus dihentikan sesegera mungkin secara efektif.

Tuai Kontroversi! Pernyataan Mendag Zulkifli Hasan yang Sebut Harga Ayam Potong Rp35 Ribu Terlalu Murah Viral di Media Sosial

Menilai harga ayam potong Rp35 ribu per kilogram terlalu murah, Mendag Zulkifli Hasan jadi bulan-bulanan netizen. Kasihan rakyat.

Berbagi Rezeki terhadap Sesama, Menteri Agama Tekankan Ibadah Kurban Memiliki Dimensi Sosial yang Sangat Kuat

Disebutkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dimensi sosial yang sangat kuat dimiliki oleh ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Pelaksanaan Ibadah Haji 2024, Anggota Tim Pengawas Haji DPR Ungkap Masalah Tenda di Arafah Masih Belum Ada Perbaikan

Masalah tenda di Arafah yang sering terjadi setiap tahun dinilai anggota Tim Pengawas DPR masih belum ada perbaikan hingga sekarang.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;