Jalani Perawatan, Empat Kasus Baru Positif Corona Kota Palu

<p>Ketua Tim Surveillance Kota Palu Sulawesi Tengah, dr. Rochmat Jasin</p>
Ketua Tim Surveillance Kota Palu Sulawesi Tengah, dr. Rochmat Jasin

Berita kota palu, gemasulawesi Empat kasus baru terkonfirmasi positif virus corona Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng), akan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Proses perawatan, dua dari empat kasus baru virus corona adalah ke RSUD Anutapura Kota Palu,” ungkap Ketua Tim Surveillance Kota Palu Sulawesi Tengah, dr. Rochmat Jasin, Sabtu 13 Juni 2020.

Ia mengatakan, dua kasus ini adalah kasus PDP yang ada di RSUD Anutapura. Sedangkan, satu adalah PDP Kota Palu dan satunya lagi adalah warga Sigi yang telah lama tinggal di Palu.

Sementara itu dua kasus lainnya kata dia, Tim Surveillance kota Palu akan menjemput dan mengantar ke Rumah Sakit Madani dan RSUD Undata.

Selanjutnya, dari empat kasus baru terkonfirmasi positif virus corona itu, Tim Surveillance Kota Palu telah melakukan tracking atau pelacakan.

“Jadi kita sudah melakukan tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan yang bersangkutan,” tuturnya.

Dengan demikian, total terkonfirmasi positif di Kota Palu sebanyak 39 kasus yang terdiri dari 20 dirawat, 16 sembuh, dan tiga meninggal dunia.

Untuk kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih dipantau sebanyak 223 kasus dan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 26 kasus yang masih dipantau.

Sebelumnya, perkembangan terkini dari gugus tugas penanganan virus corona, Kota Palu Sulteng kembali ketambahan empat kasus baru terkonfirmasi positif virus corona.

Dengan bertambahnya empat kasus baru positif corona Kota Palu, maka jumlah keseluruhan hingga saat ini adalah 39 terkonfirmasi positif, 16 sembuh dan tiga meninggal dunia.

Sementara itu di Sulawesi Tengah, secara umum bertambah sembilan pasien terkonfirmasi positif virus corona. Asal Kabupaten Tolitoli, Buol, Morowali dan Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sembilan tambahan pasien terkonfirmasi corona tersebar ke Kota Palu sebanyak empat orang, Kabupaten Tolitoli tiga orang, satu dari Kabupaten Buol dan satu dari Morowali.

Dengan bertambahnya sembilan orang pasien positif virus corona, maka jumlah keseluruhan pasien positif virus di Sulawesi Tengah adalah 168 orang.

Kemudian, sudah 12 kabupaten di Sulawesi Tengah miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Data 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona. Diantaranya, 39 kasus dari Kota Palu (16 sembuh, 3 meninggal), tiga dari Kabupaten Sigi (3 sembuh), 12 dari Poso (12 sembuh), 18 dari Tolitoli (5 sembuh), sembilan dari Banggai (2 sembuh), 12 dari Morowali (7 sembuh) dan 14 dari Morowali Utara (9 sembuh).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 56 kasus. Dan paling sedikit adalah satu kasus dari Banggai Kepulauan, satu dari Banggai Laut, satu dari Kabupaten Parigi Moutong dan satu dari Kabupaten Donggala.

Sementara itu, untuk Sulteng secara menyeluruh, tersisa 68 pasien positif virus corona yang masih dalam perawatan (168 terkonfirmasi positif, 96 orang sembuh dan empat meninggal dunia).

Keterangan perawatan pasien positif yaitu empat di Kabupaten Morowali Utara (1 RSUD Kolonedale, 3 Mandiri), lima di Kabupaten Morowali (1 RSUD Morowali, 4 isolasi mandiri), 13 Kabupaten Tolitoli (6 RSU Mokopido, 7 SKB) dan 20 di Kota Palu (3 RSUD Undata, 5 RSUD Madani, 4 RSU Anutapura, 6 Rungkit, 2 isolasi mandiri).

Selanjutnya, tujuh di Kabupaten Banggai (1 RSUD Banggai, 6 Asrama BKPSDM), 16 Kabupaten Buol (10 Rusunawa, 6 RSUD Pratama Pandangaan) dan satu RSUD Banggai Laut.

Kemudian, satu di Kabupaten Donggala (isolasi mandiri), satu di Kabupaten Parimo (1 RSU Anutapura), 96 orang dinyatakan sembuh dan empat orang meninggal.

Laporan: Muhammad Rafii/Pemkot Palu

...

Artikel Terkait

wave

Kawasan Agro UPT Bulu Pountu Sulawesi Tengah Kesulitan Air

Pemprov Sulawesi tengah (Sulteng) kembangkan kawasan agro wisata UPT Bulu Pountu Kabupaten Sigi yang tengah kesulitan air.

Tertunda, Kucuran Dana Santunan Bencana Gempa Kota Palu

Kucuran dana santunan duka tahap dua untuk ahli waris para korban bencana Gempa, Tsunami, dan Likuefaksi di Kota Palu, nampaknya masih akan tertunda.

Ratusan Warga Bergabung di DPD Partai Nasdem Parimo

Ratusan warga Parimo tercatat gabung dengan Partai Nasdem melalui sistim registrasi keanggotaan secara online. umumnya dari kalangan pemuda

Kota Palu Ketambahan Empat Kasus Positif Virus Corona

Perkembangan terkini dari gugus tugas penanganan virus corona, Kota Palu Sulteng kembali ketambahan empat kasus baru terkonfirmasi positif virus corona.

Bertambah Sembilan, Pasien Positif Corona Sulawesi Tengah Jadi 168 Orang

Update gugus tugas penanganan covid-19, bertambah sembilan pasien terkonfirmasi positif virus corona. Asal Kabupaten Tolitoli, Buol, Morowali dan Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;