Kesal Pelayanan Publik Kurang Maksimal, Puluhan Warga Desa Bugis Utara Parigi Moutong Datangi Kantor DPRD

Ket. Foto: Puluhan Warga Desa Bugis Utara Kecamatan Mepanga Parigi Moutong Dikabarkan Mendatangi Kantor DPRD (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)
Ket. Foto: Puluhan Warga Desa Bugis Utara Kecamatan Mepanga Parigi Moutong Dikabarkan Mendatangi Kantor DPRD (Foto/gemasulawesi/Abdul Main) Source: (Foto/gemasulawesi/Abdul Main)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Kemarin, tanggal 15 Januari 2024, terdapat laporan yang menyebutkan jika puluhan warga Desa Bugis Utara yang berasal dari Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, mendatangi kantor DPRD.

Kedatangan puluhan warga Desa Bugis Utara, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong tersebut dikabarkan karena merasa kesal dengan pelayanan publik yang mereka terima dari pemerintah desanya.

Warga Desa Bugis Utara, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, mengakui pemerintah Desa Bugis Utara kurang maksimal dalam melayani warganya yang memerlukan bantuan untuk berbagai macam hal.

Baca Juga:
Digelar Hari Ini, Panwaslu Kecamatan Parigi Tengah Parimo Lakukan Tes Wawancara kepada Sejumlah Pengawas TPS

Sardin J. Balie, yang merupakan juru bicara yang mewakili puluhan warga Desa Bugis Utara tersebut mengatakan karena pelayanan yang kurang maksimal tersebut, maka banyak warga yang berencana untuk melakukan pindah domisili.

“Warga Desa Bugis Utara menginginkan untuk pindah domisili dari Desa Bugis Utara ke Desa Bugis Induk,” katanya.

Sardin menegaskan kepindahan warga Desa Bugis Utara itu dilakukan bukan tanpa alasan.

Baca Juga:
Berhasil! Ini Langkah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Lancarkan Kegiatan Penanaman Pohon di Parigi Moutong

“Kami memutuskan untuk pindah domisili karena apa yang ingin kami urus ke pemerintah Desa Bugis Utara selalu diabaikan oleh pihak desa yang berwenang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sardin menambahkan alasan lainnya dari warga Desa Bugis Utara untuk pindah domisili ke Desa Bugis Induk adalah kurangnya respon dari pemerintah desa setempat terhadap urusan yang diajukan oleh warga.

Di kesempatan terpisah, menanggapi hal ini, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Parigi Moutong, Agus Salim, menuturkan dia telah meminta warga Desa Bugis Utara untuk melakukan pindah domisili ke Desa Bugis Induk.

Baca Juga:
Kerja Sama dengan Cabang Palu, Klinik Rumah Sehat BAZNAS Parigi Moutong Adakan Kegiatan Service Excellent Training

“Saya meminta warga untuk jangan pindah, karena kita telah susah payah sebelumnya melakukan pemekaran,” imbuhnya.

Agus melanjutkan bahwa setelah pemekaran dilakukan, kemudian warga ingin kembali ke Desa Bugis Induk.

Menanggapi kekesalan warga tentang pelayanan publik yang dianggap kurang baik, Agus mengharapkan masyarakat Desa Bugis Utara untuk bersabar.

Baca Juga:
Upaya Minimalisir Terjadi Pelanggaran, Bawaslu Parigi Moutong Terus Maksimalkan Sosialisasi Terkait Peraturan Pemilu

“Semoga masyarakat dapat bersabar sambil memunggu keputusan terbaik dari pemerintah,” pintanya.

Agus Salim menekankan sebaiknya masyarakat Desa Bugis Utara tidak gegabah dalam mengambil keputusan dan juga kesimpulan. (*/Abdul Main)

 

...

Artikel Terkait

wave
Jelang Natal dan Tahun Baru, PJ Bupati Parigi Moutong Meninjau Langsung Beberapa Pos Pengamanan

Kemarin, PJ Bupati Parigi Moutong dilaporkan melakukan peninjauan langsung ke beberapa pos pengamanan di wilayah Kota Parigi.

Hadapi Perayaan Natal dan Tahun Baru 2024, SPBU Parigi Jamin Ketersediaan Stok BBM

Kemarin lusa, SPBU Parigi menyatakan pihaknya menjamin ketersediaan stok BBM untuk menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru.

Serius Atasi Kemiskinan Ekstrem, PJ Bupati Parigi Moutong Serahkan Bantuan RTS Gercep Gaskan Berdaya

Kemarin, PJ Bupati Parigi Moutong menyerahkan bantuan RTS Gercep Gaskan Berdaya secara simbolis untuk 5 kecamatan.

Jelang Perayaan Natal, Lapas Kelas III Parigi Gelar Penyerahan Remisi dan Pengurangan Masa Pidana

Kepala Lapas III Parigi mengungkapkan pihaknya menggelar penyerahan remisi dan pengurangan masa pidana menjelang Natal.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;