Kritik Langkah Pemprov, Ahok Sebut Penonaktifan NIK KTP Jakarta Akan Merepotkan Masyarakat Karena Dapat Berimbas ke Hal Lain

Ket. Foto: Ahok Menyatakan Penonaktifan NIK KTP Jakarta Akan Merepotkan Masyarakat
Ket. Foto: Ahok Menyatakan Penonaktifan NIK KTP Jakarta Akan Merepotkan Masyarakat Source: (Foto/Instagram/@basukibtp)

Jakarta, gemasulawesi – Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyampaikan kritiknya untuk langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan melakukan penonaktifan NIK KTP Jakarta untuk puluhan ribu warga yang telah tidak berdomisili di Jakarta.

Menurut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, langkah itu akan merepotkan masyarakat dikarenakan penonaktifan NIK akan berimbas atau berdampak ke hal-hal yang lain.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mencontohkan semisal ada masyarakat yang ditugaskan untuk kerja di luar kota, maka akan harus kehilangan KTP miliknya di Jakarta.

Baca Juga:
Peringkat Kelima Terburuk di Dunia, Indeks Kualitas Udara Jakarta Berada pada Kategori Tidak Sehat Hari Jumat Pagi

“Akan merepotkan semua hal lain, seperti bank hanya dikarenakan warga tersebut bekerja di luar kota,” katanya hari ini, 3 Mei 2024.

Ahok menyatakan jika yang paling penting adalah kepemilikan rumah, seperti seseorang tidak memiliki rumah dan juga telah tidak tinggal lagi di Jakarta, maka orang tersebut harus pindah.

“Namun, dikarenakan saya memiliki 2 rumah, itu tidak dapat dilakukan, karena nanti harus mengganti segala macamnya seperti sertifikat rumah dan juga mobil, hanya karena saya kerja di luar kota,” ujarnya.

Baca Juga:
334 Orang Telah Mendaftar, KPU Sebut Membutuhkan 115 PPK untuk 23 Kecamatan yang Ada di Parigi Moutong

Menurutnya, itu akan sama seperti mengganti nama jalan, yang berarti membuat masyarakat akan mengganti cap, surat dan yang lainnya.

“Itu akan menambah biaya dan juga menipiskan kantong,” jelasnya.

Diketahui jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah mengajukan penonaktifan terhadap 92 ribu NIK warga Jakarta ke Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga:
Demi Kemajuan Solo, Gibran Berharap Anggota Legislatif Terpilih Dapat Aktif Memberikan Masukan untuk Program Pemkot ke Depan

92.493 NIK KTP yang akan dinonaktifkan terdiri dari 81.119 NIK warga Jakarta yang telah meninggal dunia dan juga 11.374 NIK warga di RT yang telah tidak lagi ada.

Heru Budi Hartono, yang merupakan Pj Gubernur DKI Jakarta, mengungkapkan penonaktifan NIK memiliki tujuan yang salah satunya adalah melindungi warga dari masalah kriminalitas perbankan.

“Penertiban dokumen data kependudukan yang sesuai dengan domisili adalah tindak lanjut dari Pemprov Jakarta sebagai respons dari keluhan-keluhan warga,” paparnya.

Baca Juga:
Inspiratif! Pemerintah Kabupaten Luwu Apresiasi Prestasi Sekolah dalam Perayaan Hardiknas 2024, Ini 4 Kategori Penghargaan yang Diberikan

Heru menuturkan jika banyak pengusaha dan juga warga yang bergerak di bidang kontrakan yang mengharapkan tertib administrasi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
14 Hari Hilang di Laut Lombok, Keluarga Dokter Wisnu Surati Presiden Jokowi, Minta Bantuan Helikopter untuk Permudah Pencarian

Keluarga mengirim surat pada Presiden Jokowi untuk meminta bantuan helikopter agar proses pencarian Dokter Wisnu lebih maksimal.

Bongkar Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir RAT di Jakarta, Propam Polda Sulawesi Utara Periksa Kasat Lantas dan Kapolresta Manado

Kasus kematian Brigadir RAT yang diduga bunuh  diri menuai kejanggalan, Kasat Lantas dan Kapolresta Manado diperiksa Propam Polda Sulut.

Mendekati Idul Adha, Anggota Komisi B DPRD Ingatkan Pemprov Jakarta untuk Menggencarkan Vaksin PMK bagi Hewan Kurban

Anggota Komisi B DPRD mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk menggencarkan vaksin PMK untuk hewan kurban.

Penutupan Bandara Sam Ratulangi Kembali Diperpanjang Akibat Erupsi Gunung Ruang, Yanti Pramono: Jaga Keselamatan dan Keamanan Penerbangan

Terdampak erupsi Gunung Ruang, Bandara Sam Ratulangi Manado terpaksa ditutup kembali sampai Kamis, 2 Mei 2024.

Terjadi Peningkatan Aktivitas, Gunung Ile Lewotolok Dilaporkan Mengalami Gempa Hembusan Sebanyak 348 Kali

Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Lembata, NTT, dikabarkan mengalami gempa hembusan sebanyak 348 kali.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;