Guru SMP di Lamongan yang Viral Usai Tampar Siswanya Sampaikan Permohonan Maaf, Begini Nasibnya Sekarang

Guru SMP di Lamongan viral setelah menampar siswa. Kini, ia minta maaf dan siap terima sanksi.
Guru SMP di Lamongan viral setelah menampar siswa. Kini, ia minta maaf dan siap terima sanksi. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Lamongan, gemasulawesi - Seorang guru di SMPN 1 Kembangbahu, Lamongan, berinisial E, viral setelah videonya menampar siswa berinisial SA karena dinilai tidak sopan. 

Insiden tersebut terjadi saat pelaksanaan ulangan Bahasa Inggris dan langsung menjadi perhatian publik di media sosial.

Setelah insiden ini, suami guru E menyampaikan permohonan maaf kepada siswa dan orang tuanya dalam sebuah pertemuan yang dimediasi oleh Dinas Pendidikan Lamongan. 

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Munif Syarif, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. 

Baca Juga:
Penggerebekan Besar di Bromo! 38 Ribu Batang Ganja Ditemukan di Ladang Tersembunyi

Suami E menekankan penyesalan atas tindakan istrinya dan mengungkapkan harapan agar situasi ini dapat segera diselesaikan dengan baik.

“Sebagai suami, saya meminta maaf atas tindakan yang telah dilakukan istri saya. Kami sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ungkap suami E dalam pernyataan maafnya pada Kamis, 26 September 2024.

Insiden bermula ketika siswa SA memanggil guru E dengan namanya langsung tanpa menyebut “Bu,” yang membuat E terpancing emosi. 

Video yang merekam momen tersebut menunjukkan E beberapa kali menampar siswa sambil mempertanyakan tujuan dan perilakunya. 

Baca Juga:
Tampil Profesional Ketika Pidato di Rapat DPD, Komeng Bikin Warganet Kagum dan Singgung Pemilik Akun Fufufafa

Dalam rekaman itu, terlihat E bertanya, “Anak’e sopo kon, tujuanmu opo?” (anaknya siapa kamu, tujuannmu apa?), menciptakan suasana tegang di ruang kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apapun. 

“Guru seharusnya menjadi panutan bagi siswanya. Kita harus memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Kami mendukung tindakan yang diambil untuk menangani masalah ini secara tegas,” katanya.

Meskipun masalah dianggap selesai antara guru dan orang tua siswa, guru E tetap akan dikenai sanksi sesuai kebijakan yang berlaku. 

Baca Juga:
Kecelakaan Maut di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Tewaskan Seorang Sopir Truk, Ini Temuan Polisi yang Cukup Mengejutkan

Dinas Pendidikan menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan profesionalisme dalam interaksi antara guru dan siswa. 

E kini ditarik dari tugasnya di sekolah sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut. 

Dinas Pendidikan juga berencana melakukan pelatihan ulang bagi para guru mengenai manajemen kelas dan komunikasi efektif untuk menghindari insiden kekerasan di lingkungan sekolah. 

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara guru dan siswa serta menciptakan suasana belajar yang lebih baik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kecelakaan Maut di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Tewaskan Seorang Sopir Truk, Ini Temuan Polisi yang Cukup Mengejutkan

Kecelakaan dua truk di Tol Dalam Kota menewaskan sopir, dan sopir truk lain melarikan diri dari tempat kejadian.

Internet Gratis Dihadirkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Anjungan Pantai Manakarra Kabupaten Mamuju

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan internet gratis anjungan Pantai Makassar, Kabupaten Mamuju.

Bersama Anaknya, Pemilik Rumah Makan Ternama Pallu Basa Makassar Dilaporkan Tewas Akibat Kecelakaan Maut

Pemilik rumah makan ternama Pallu Basa Makassar tewas akibat kecelakaan maut bersama dengan anaknya.

DTPHP Sulawesi Barat Berupaya Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman Kedelai di Polewali Mandar

Organisme pengganggu tanaman kedelai di Polewali Mandar diupayakan dikendalikan oleh DTPHP Provinsi Sulawesi Barat.

Sekda Pinrang Berkesempatan Menyerahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Salimbongan

Bantuan kepada para korban yang terdampak kebakaran di Salimbongan, Pinrang, diserahkan oleh Sekretaris Daerah Pinrang.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;