DTPHP Sulawesi Barat Berupaya Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman Kedelai di Polewali Mandar

Ket. Foto: DTPHP Provinsi Sulawesi Barat Berupaya Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman Kedelai di Kabupaten Polewali Mandar
Ket. Foto: DTPHP Provinsi Sulawesi Barat Berupaya Mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman Kedelai di Kabupaten Polewali Mandar Source: (Foto/ANTARA Foto/HO Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju, gemasulawesi – DTPHP atau Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat berupaya mengendalikan organisme pengganggu tanaman atau OPT tanaman kedelai di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar atau Polman agar dampaknya tidak semakin meluas.

Kepala DTPHP Sulawesi Barat, Syamsul Ma’rif, dalam keterangannya mengatakan dari sekitar 90 hektare lahan kedelai di wilayah itu, sekitar 55 hektare telah diserang oleh OPT dan telah dilakukan penanganan sekitar 40 hektare.

“Penanganan OPT tanaman kedelai itu dilaksanakan lewat UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortukultura atau BPTPH DTPHP Sulawesi Barat bersama kelompok tani,” katanya.

Baca Juga:
Sekda Pinrang Berkesempatan Menyerahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Salimbongan

Dia menambahkan 4 kelompok tani atau Poktan, yakni Pokat Margo Utomo doktan Baru Poktan Karya Mandiri dan Poktan Sumber Makmur di Desa Sumberejo dan Desa Kebunsari Kecamatan Wonomulyo bersama pemerintah telah mengendalikan sekitar 40 hektare lahan kedelai dg OPT.

Dikutip dari Antara, menurutnya, pengendalian OPT tersebut dilaksanakan lewat pengendali hayati atau APH Metarhizium SP dan Beauveria Bassiana sebagai bahan pengendali ramah lingkungan.

OPT atau organisme penggagu tanaman yang menyerang tanaman kedelai petani terdeteksi yakni hama kumbang tanah, belalang, ulat grayak, dan kepik polong.

Baca Juga:
Pemkab Pinrang Menerima Penghargaan atas Kinerja dalam Mengimplementasikan Program Merdeka Belajar

Dia menyebutkan petugas pengendali OPT di lapangan akan terus melakukan pemantauan lahan yang diserang oleh OPT maupun lahan yang telah dikendalikan dan melaporkan tanaman yang telah pulih dari serangan OPT.

Dia menyebutkan pengendalian OPT itu sebagai langkah pemerintah mencegah petani mengalami kerugian dan mempertahankan produksi kedelai di Sulawesi Barat.

Di sisi lain, Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, meminta pejabat bupati di 3 kabupaten di provinsi tersebut agar berlaku adil terkait Pilkada tahun 2024.

Baca Juga:
Rakor Bersama Kemenparekraf, Pj Gubernur Gorontalo Mengeluhkan Mahalnya Tiket Pesawat Domestik di Indonesia

Dia mengatakan penjabat bupati yang baru dilantik di 3 kabupaten di Sulawesi Barat, yaitu Mamuju, Majene, dan Pasangkayu diminta untuk berlaku adil dalam menghadapi Pilkada serentak.

“Penjabat Bupati harus bersikap netral dan menjunjung tinggi aturan dalam pelaksanaan Pilkada serentak dengan tidak memihak pada kepentingan politik tertentu,” pungkasnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Sekda Pinrang Berkesempatan Menyerahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Salimbongan

Bantuan kepada para korban yang terdampak kebakaran di Salimbongan, Pinrang, diserahkan oleh Sekretaris Daerah Pinrang.

Pemkab Pinrang Menerima Penghargaan atas Kinerja dalam Mengimplementasikan Program Merdeka Belajar

Pj Bupati Pinrang menerima penghargaan atas kinerja pemda dalam mengimplementasikan program Merdeka Belajar di Pinrang.

Rakor Bersama Kemenparekraf, Pj Gubernur Gorontalo Mengeluhkan Mahalnya Tiket Pesawat Domestik di Indonesia

Pj Gubernur Gorontalo mengeluhkan mahalnya tiket pesawat domestik di Indonesia di rapat koordinasi bersama Kemenparekraf.

Kemenko Ekonomi RI Mengadakan Pengembangan dan Pemberdayaan UMKM Karawo di Provinsi Gorontalo

Pengembangan dan pemberdayaan UMKM karawo diselenggarakan oleh Kemenko Ekonomi RI di Provinsi Gorontalo.

Viral Ibu Tega Cambuk Anak Kandung di Medan Pakai Sabuk Hingga Kesakitan, Korban Diam Hingga Pihak Sekolah Turun Tangan

Kronologi ibu di Medan yang tega cambuk anak kandungnya sendiri, korban buka mulut hingga pihak sekolah ikut turun tangan menyelesaikan

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;