Innalillahi! Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertabrak Taksi Saat Mengejar Bus Telolet di Ragunan Jakarta Selatan

Seorang bocah meninggal dunia setelah tertabrak taksi saat mengejar bus telolet di Ragunan, Jakarta Selatan.
Seorang bocah meninggal dunia setelah tertabrak taksi saat mengejar bus telolet di Ragunan, Jakarta Selatan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @jakartaselatan24jam

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Bocah laki-laki berusia 8 tahun meninggal dunia setelah tertabrak taksi di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Insiden tragis ini terjadi ketika korban tengah bermain dan mengejar bus telolet bersama teman-temannya. 

Kejadian ini langsung menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial, diunggah oleh akun Instagram @jakartaselatan24jam pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Video tersebut menunjukkan momen sesudah kecelakaan, yang semakin menambah keprihatinan masyarakat terhadap keselamatan anak-anak.

Baca Juga:
Kasus Korupsi Pengadaan APD Covid 19 di Kemenkes Seret Pejabat dan Pengusaha, KPK Tahan 3 Tersangka Baru, Ini Sosoknya

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengonfirmasi bahwa sopir taksi yang menabrak bocah tersebut sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kejadian ini pun kini sedang ditangani oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan. 

“Sudah diamankan sopir yang nabrak, dan saat ini ditangani oleh Satlantas Polres Jakarta Selatan,” ungkap Anggiat saat diwawancarai. 

Dia menjelaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini agar bisa mendapatkan kejelasan mengenai peristiwa yang mengakibatkan kehilangan nyawa tersebut.

Kejadian tersebut berawal saat bocah laki-laki itu bermain di sekitar lokasi kejadian. 

Baca Juga:
Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

Menurut informasi yang diperoleh, ia dan teman-temannya terlihat sangat antusias saat mengejar bus telolet yang melintas di jalan. 

Saat itu, kondisi lalu lintas di area tersebut cukup padat, sehingga mengakibatkan situasi berbahaya bagi para pemain kecil. 

“(Korban) diduga sedang mengejar bus telolet bersama kawannya saat sedang bermain,” jelasnya. 

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan orang dewasa terhadap anak-anak, terutama di tempat-tempat yang memiliki risiko tinggi seperti jalan raya.

Baca Juga:
BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Selain itu polisi juga meminta pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melintasi area yang banyak dihuni anak-anak. 

“Kami ingin mengingatkan semua pengemudi untuk tidak hanya memperhatikan kecepatan tetapi juga waspada terhadap anak-anak yang mungkin bermain di tepi jalan,” tambah Anggiat. 

Hal ini menjadi penting agar kasus-kasus serupa tidak terulang di masa depan.

Keberadaan bus telolet yang tengah viral di kalangan anak-anak semakin membuat mereka tertarik untuk mengejar kendaraan tersebut. 

Baca Juga:
Sebanyak 7 Anak Tuna Rungu di Tomohon Sulawesi Utara Mendapatkan Alat Bantu Dengar

Namun, kejadian ini menyoroti risiko yang harus diperhatikan saat bermain di dekat jalan raya. Kecelakaan seperti ini bisa dicegah jika ada pengawasan yang ketat dari orang dewasa. 

Oleh karena itu, pihak kepolisian berencana untuk melakukan sosialisasi mengenai keselamatan anak kepada orang tua dan masyarakat sekitar. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kebakaran Hebat! Lantai 5 Mal Ciputra Jakarta Barat Hangus Dilahap Api, Operasional Ditutup Sementara

Si jago merah melahap lantai 5 Mal Ciputra, manajemen tutup sementara untuk penyelidikan lebih lanjut.

BEI Sebut Total Transaksi Pasar Modal di Sulawesi Utara pada Tahun Ini hingga Agustus 2024 Mencapai 3,17 Triliun Rupiah

Total transaksi pasar modal di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun ini hingga bulan Agustus 2024 mencapai lebih dari 3 triliun rupiah.

Sebanyak 7 Anak Tuna Rungu di Tomohon Sulawesi Utara Mendapatkan Alat Bantu Dengar

Dilaporkan bahwa alat bantu dengar didapatkan oleh sebanyak 7 anak tuna rungu di Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Cagub Sulsel Danny Pomanto Tegaskan Pesta Demokrasi Bukanlah Ajang untuk Saling Adu Kekuatan Uang

Pesta demokrasi, ditegaskan oleh calon gubernur Sulawesi Selatan, bukanlah ajang untuk saling adu kekuatan uang.

Disnakertrans Sulawesi Selatan Berkolaborasi dengan USAID Meningkatkan Kualifikasi Tenaga Kerja

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan USAID meningkatkan kualifikasi tenaga kerja.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;