Talud Setinggi 5 Meter Longsor, Rumah Warga di Kulon Progo Terbelah Menjadi Dua, Begini Kerusakan yang Dialaminya

Potret rumah di Kulon Progo yang terbelah setelah talud penyangganya mengalami longsor
Potret rumah di Kulon Progo yang terbelah setelah talud penyangganya mengalami longsor Source: (Foto/Instagram/@panoramakulonprogo)

Kulon Progo, gemasulawesi - Baru-baru ini sebuah rumah di Padukuhan Sebatang, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kulon Progo menjadi sorotan setelah terbelah menjadi dua bagian akibat longsor.

Diketahui bahwa Diketahui bahwa longsor tersebut terjadi pada talud yang menyangga rumah tersebut.

Talud setinggi 5 meter yang menyangga rumah tersebut ambruk akibat tak mampu menahan derasnya aliran air hujan yang turun sepanjang hari.

Longsor ini tidak hanya memicu kerusakan serius pada struktur rumah, tetapi juga membuatnya nyaris jatuh ke jalan di bawahnya.

Baca Juga:
Terdampak Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur NTT , 11.553 Warga Terpaksa Mengungsi, Begini Kata BNPB

Dari foto yang diunggah oleh akun Instagram @panoramakulonprogo pada Selasa, 12 November 2024, terlihat bagaimana longsoran talud hampir membawa rumah tersebut jatuh sepenuhnya.

Video yang beredar di media sosial juga menunjukkan lantai rumah yang mengalami kerusakan parah dan beberapa tembok yang terbelah, seakan-akan rumah tersebut terpisah menjadi dua bagian besar. 

Meski demikian, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan pemilik rumah berhasil selamat.

Saat ini, lokasi longsoran telah diamankan dengan diberi garis polisi untuk mencegah akses warga yang dapat membahayakan keselamatan.

Baca Juga:
Langgar Aturan Operasional, 19 Truk Tambang di Tangerang Kena Tilang dan Dihadang Petugas

Peristiwa longsor seperti yang terjadi di Kulon Progo ini menjadi pengingat akan pentingnya melakukan langkah-langkah pencegahan pada rumah yang menggunakan talud sebagai penyangga.

Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memastikan talud dibangun sesuai standar keamanan konstruksi.

Hal ini meliputi pemilihan material yang kokoh, desain yang sesuai dengan kondisi tanah, serta perawatan berkala untuk memeriksa kondisi talud apakah ada retakan, kelemahan, atau kemungkinan longsor lainnya.

Selain itu, perbaikan drainase di sekitar talud juga sangat penting untuk mencegah genangan air yang dapat membebani struktur talud.

Baca Juga:
Viral! Gegara Tak Terima Anaknya Diejek, Pengusaha di Surabaya Ini Paksa Siswa SMA Sujud dan Menggonggong di Jalan

Sistem saluran air yang baik dapat mengarahkan aliran air hujan jauh dari talud sehingga risiko longsor dapat diminimalisir.

Pemilik rumah dan pemerintah desa dapat bekerja sama dalam menyediakan saluran pembuangan air yang memadai serta mengatur vegetasi di sekitar talud agar dapat membantu menyerap air.

Langkah-langkah mitigasi bencana juga perlu diterapkan, seperti melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di kawasan rawan longsor mengenai pentingnya kewaspadaan dan penanganan dini saat terjadi hujan deras.

Pemerintah setempat juga perlu memastikan adanya peringatan dini serta prosedur evakuasi yang jelas agar warga dapat bertindak cepat saat situasi berbahaya terjadi. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Terdampak Erupsi Dahsyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur NTT , 11.553 Warga Terpaksa Mengungsi, Begini Kata BNPB

11.553 warga mengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi, pemerintah siapkan langkah tanggap darurat untuk keselamatan.

Langgar Aturan Operasional, 19 Truk Tambang di Tangerang Kena Tilang dan Dihadang Petugas

Tindak Tegas! Polisi tilang 13 truk tambang pasca kecelakaan maut yang memicu amukan massa di Tangerang.

Viral! Gegara Tak Terima Anaknya Diejek, Pengusaha di Surabaya Ini Paksa Siswa SMA Sujud dan Menggonggong di Jalan

Kasus pengusaha paksa siswa sujud dan menggonggong viral, jadi perhatian publik. Kejadian ini ungkap masalah bullying.

Belasan Kendaraan Ringsek Parah, Kakorlantas Polri Beberkan Temuan Baru terkait Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Kecelakaan beruntun Cipularang akibat rem truk blong. Polisi ungkap fakta penting dan lanjutkan penyelidikan.

Viral Aksi Pria Nekat Mencuri Spion Mobil di Jalan Raya Tomang Jakbar, Tidak Ada yang Mencegah Meski Jalanan Ramai

Aksi nekat seorang pria melakukan pencurian spion mobil di jalan raya tomang Jakarta Barat terekam ponsel salah satu penumpang

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;