Lakukan Inspeksi Mendadak di Depok! Kementerian Pertanian Tindak Tegas Impor Daging Mutton yang Rugikan Peternak Lokal

Kementerian Pertanian sidak daging impor untuk lindungi peternak lokal dari dampak murahnya daging mutton impor.
Kementerian Pertanian sidak daging impor untuk lindungi peternak lokal dari dampak murahnya daging mutton impor. Source: Foto/dok. Humas Kementan

Depok, gemasulawesi - Baru-baru ini, inspeksi mendadak dilakukan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di 13 gudang importir daging domba dan kambing.

Inspeksi yang dilakukan di wilayah Depok, Jawa Barat, ini bertujuan untuk menindaklanjuti dugaan dampak buruk impor daging mutton yang merugikan peternak lokal. 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., ini berfokus pada pengawasan distribusi daging impor yang diduga menekan harga daging domestik.

Agung Suganda memastikan bahwa distribusi daging impor sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga:
Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Diduga Terkait Penangkapan Pelaku Tambang Ilegal, Menko Polkam Angkat Bicara

Selain itu, Agung Suganda juga menekankan pentingnya pengawasan ini sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan usaha peternak lokal yang kini tengah menghadapi persaingan dengan produk impor yang harganya lebih murah. 

“Kami ingin memastikan bahwa pemasukan dan distribusi daging impor, terutama daging mutton, berjalan sesuai regulasi yang ada. Pemerintah tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan peternak lokal,” ujarnya, dikutip pada Selasa, 26 November 2024.

Sidak ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang bertujuan untuk melindungi peternak lokal dari dampak murahnya daging mutton impor. 

Harga daging impor yang lebih rendah dapat menekan harga daging domestik, sehingga menyebabkan peternak lokal tidak mendapatkan harga yang layak untuk produk mereka. 

Baca Juga:
Beraksi dalam Hitungan Menit, Dua Tersangka Curanmor di Depok Dibekuk Polisi, Begini Modus Operandinya

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi daging impor yang masuk ke pasar Indonesia.

"Kami tidak akan membiarkan surplus daging mutton impor menekan harga daging lokal dan merugikan peternak," tambah Agung. 

Ia juga menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi daging impor, tindakan tegas akan diambil terhadap importir yang bersangkutan.

Selain memeriksa dokumen, tim yang terlibat dalam sidak juga memastikan kualitas daging yang disimpan di gudang-gudang importir tersebut memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. 

Baca Juga:
Pemkab Sigi Pastikan Semua Kecamatan dan Desa Telah Laksanakan Instruksi Pengaktifan Ronda Malam untuk Cegah Politik Uang

Meskipun Agung tidak merinci nama 13 gudang yang diperiksa, ia menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga pasar daging domestik tetap kondusif dan menguntungkan bagi peternak lokal.

Sebagai bagian dari langkah preventif, Kementan juga telah menghentikan sementara penerbitan rekomendasi impor daging mutton sambil melakukan evaluasi terhadap stok yang ada di gudang importir. 

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah kelebihan pasokan daging mutton impor yang bisa menurunkan harga daging lokal di tingkat peternak.

Sebagai tambahan, pemerintah juga meminta agar importir menahan distribusi karkas dan daging mutton ketika harga domba dan kambing di tingkat peternak turun drastis. 

Baca Juga:
Pemkab Donggala Memulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis untuk Turunkan Kasus Stunting

Pemerintah mendorong agar para importir menyerap karkas dan daging domba kambing lokal melalui asosiasi peternak yang sudah ada. 

Langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan harga dan mendukung para peternak lokal agar tidak merugi.

Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan penyerapan daging lokal dengan mempertemukan importir dan distributor dengan peternak lokal.

Upaya untuk mempercepat harmonisasi persyaratan ekspor dengan Malaysia dan Brunei juga terus dilakukan, dengan harapan surplus daging kambing dan domba lokal dapat terserap di pasar internasional. 

Dengan demikian, kesejahteraan peternak lokal bisa terjaga, dan produk domestik bisa mendapatkan tempat di pasar global. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Beraksi dalam Hitungan Menit, Dua Tersangka Curanmor di Depok Dibekuk Polisi, Begini Modus Operandinya

Polres Metro Depok tangkap dua pelaku curanmor yang beraksi lima kali sejak Juli. Ancaman hukuman hingga 10 tahun.

Heboh Kecelakaan Beruntun di Slipi Jakbar, Truk Tronton Tabrak 8 Kendaraan di Lampu Merah Karena Rem Blong

Kecelakaan lalu lintas terjadi di lampu merah Slipi Jakarta Barat, mobil truk tronton menabrak delapan kendaraan lain hingga sebabkan korban

Pemkab Sigi Pastikan Semua Kecamatan dan Desa Telah Laksanakan Instruksi Pengaktifan Ronda Malam untuk Cegah Politik Uang

Instruksi pengaktifan ronda malam untuk mencegah politik uang dipastikan Pemkab Sigi telah dilaksanakan semua kecamatan dan desa.

Pemkab Donggala Memulai Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis untuk Turunkan Kasus Stunting

Uji coba program makan bergizi gratis mulai dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Donggala untuk menurunkan kasus stunting.

Program Padat Karya yang Dilaksanakan di UPP Kelas III Mamuju Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Program padat karya yang dilaksanakan di Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Mamuju meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;